Jumat, 14 November 2014

RESUME PERUBAHAN DAN PERKEMBANGAN DALAM ORGANISASI

RESUME

PERUBAHAN DAN PERKEMBANGAN DALAM ORGANISASI

Ini adalah resume kelompok 5 yang menjelaskan tentang Perubahan dan Perkembangan Organisasi. Kelompok ini mengartikan perubahan itu sebagai kondisi dimana adanya perbedaan dengan kondisi semula. Sedangkan perkembangan itu besar atau melebar.

Berikut adalah hal-hal untuk mengembangkan organisasi

A. Faktor Intern 
- Anggota organisasi tersebut. 
- Sistem yang digunakan.
- Manajemen keuangan.

B. Faktor Ekstern
- Kemajuan teknologi.
- Perubahan ekonomi dunia.
- Perubahan peraturan pemerintah atau negara.

Macam-macam tujuan perubahan dan perkembangan organisasi, yaitu:
1.      Untuk mempererat organisasi satu dengan organisasi yang lainnya
2.      Untuk meningkatkan mutu dari organisasi tersebut/organisasi yang telah dibuat
3.      Untuk meningkatkan peranan organisasi di masyarakat luas.
4.      Untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat.
5.      Untuk melakukan penyesuaian terhadap perubahan organisasi yang telah dibuat.                       
Perubahan dan pengembangan dalam organisasi juga memiliki dampak yang dapat menjadikan dampak yang positif jika tujuan dari suatu organisai dapat tercapai.
Dampak terbagi menjadi 2, yaitu:
1.      Dampak Positif, dampak yang memberi rasa nyaman kepada masyarakat karena telah mempercayai organisasi yang telah diikuti.
2.      Dampak Negatif, dampak negatif dari organisasi adalah dapat menimbulkan keresahan di masyarakat, dan berakibat keruntuhan dari organisasi tersebut yang pada akhirnya proses perkembangan organisasi tersebut menjadi gagal total.
Berikut pertanyaan yang diberikan kepada kelompok 5 :

1. Bagaimana cara menghindari penghambatan dalam melakukan perubahan organisasi?
Jawab :
- Mempersiapkan faktor-faktor yang mendukung perubahan organisasi.
- Memberikan penjelasan tentang keuntungan adanya perubahan, dampak positifnya, dan akibatnya.
- Meyakinkan bahwa perubahan organisasi adalah suatu usaha untuk mencapai kesempurnaan disegala hal.

2. Sebutkan organisasi yang sedang berkembang dan sebutkan dampaknya!
Jawab : Salah satu organisasi yaitu adalah petugas pembersihan paku dijalan raya. Dampaknya sangat baik bagi masyarakat.

3. Dalam organisasi apakah ada cara untuk melakukan perubahan organisasi tersebut ?
Jawab : Ada, yaitu dengan cara:
- Mengadakan perubahan struktur organisasi, struktur organisasi itu adalah salah satu komponen yang menjadi sasaran perubahan.
- Mengubah sikap dan perilaku dengan pembinaan, pengembangan pendidikan dan latihan pegawai.
- Mengubah tata aliran kerja.

4. Apa yang membuat organisasi itu berubah, dan apakah perubahan itu akan menjadi lebih baik?
Jawab : menurut kelompok 5, yang membuat suatu organisasi itu berubah yaitu karena tujuannya, karena suatu organisasi itu menjadi lebih baik dengan adanya suatu tujuan.
Dan perubahan itu diperlukan oleh suatu organisasi agar adanya perbaikan dalam segi kegiatan, struktur anggota dsb.

5. Faktor apa yang sangat mempengaruhi dalam perubahan dan perkembangan organisasi ?
Jawab : Faktor eksternal contohnya organisasi yang terjadi dalam pemerintah diluar memaksa harus berubah dan faktor internal contohnya hubungan antara atasan dengan anggotanya terjadi perbedaan pendapat dalam masalah yang ada didalam suatu perusahaan.

6. Apa yang terjadi bila perubahan dan perkembangan suatu organisasi itu tidak berjalan dengan baik?
Jawab : cepat atau lambat suatu organisasi itu akan hilang, karena organisasi tersebut tidak mau melakukan suatu perubahan. Kita harus melakukan suatu perubahan tidak boleh kaku dan egois dalam mengambil keputusan.


NAMA : Tengku Wardah
NPM    : 18113846
Kelas    : 2KA13

Kamis, 13 November 2014

RESUME KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

RESUME KELOMPOK 4
KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

Dalam berinteraksi kita memerlukan proses komunikasi untuk menyampaikan informasi agar tidak terjadi kesalahan dalam penyampaian informasi antar anggota dalam suatu organisasi . Karena proses komunikasi itu dapat menghubungkan dan memudahkan kita dalam berinteraksi dengan anggota di dalam suatu organisasi dan masyarakat luas.
 
Kelompok ini menjelaskan bahwa pengertian komunikasi berasal dari bahasa latin, “communis” yang artinya sama (common). Jadi jika ingin mengkomunikasikan suatu ide atau gagasan, maka kita harus menetapkan terlebih dahulu dasar titik temu yang sama untuk mencapai suatu pemahaman atau pengertian.

Selain itu kelompok ini menyajikan kategori komunikasi, jenis-jenis jaringan komunikasi, dan sasaran komunikasi yang dijelaskan dengan cukup rinci sehingga memudahkan pembaca dan pendengar presentasi mudah dalam memahaminya.

Berikut pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada kelompok empat:
  1. Dalam Organisasi pasti ada yang aktif dan pasif. Bagaimana cara komunikasi antara yang aktif dan pasif itu bisa menjadi lancar ?
    Jawab : yang harus dilakukan yaitu mengenal satu dengan yang lai, agar tidak ada kecanggungan di dalam organisasi tersebut sehingga yang aktif bisa merangkul yang pasif agar yang pasif itu bisa menjadi aktif. Salah satunya dengan membuat suatu event agar organisasi itu bisa saling bekerjasama.

  2. Jenis-jenis komunikasi yang paling efisien dan!
    jawab : Jaringan saluran lingkaran, karena cara komunikasinya langsung tanpa perantara, sama seperti jaringan saluran total. Tetapi seiring waktu, jaringan komunikasi rantai lebih berguna karena padatnya aktivitas dan kurangnya waktu dalam berkomunikasi kepada yang bersangkuutan sehinggan jaringan ini memudahkan sebuah organisasi.

  3. Cara memecahkan masalah hambatan komunikasi dalam organisasi !
    jawab : cara mengatasinya dengan umpan balik, penerima harus mengetahui latar belakangnya, dan susun informasi secara rinci.

  4. Upaya agar organisasi itu bisa menjadi lebih eksis dan mampu menjalankan fungsinya secara optimal !
    Jawab : upaya yang harus dilakukan organisasi yaitu bisa berkomunikasi dengan baik. Jika komunikasinya baik msks organisasi itu akan tetap eksis.

  5. Contoh kasus masalah komunikasi dalam kehidupan sehari-hari !
    Jawab :Contoh kasusnya ada salah satu perusahaan yang meminta atasannya agar perusahannya maju kembali. Salah satunya intansi IBM, instansi ini nonaktif dalam produksi, ia meminta masukkan agar instansi itu bisa berdiri kembali dan menjadi aktif lagi.

  6. Faktor utama yang menghambat suatu komunikasi dalam organisasi !
    jawab : Faktor utama yang menghambat suatu komunikasi di dalam organisasi yaitu faktor manusiawi dan faktor emosional yang terdapat di diri kita masing-masing.


    Nama : Tengku Wardah
    NPM  : 18113846
    Kelas :  2KA13

Minggu, 09 November 2014

RESUME PROSES YANG MEMENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI

RESUME KELOMPOK 3

PROSES YANG MEMENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN
DALAM ORGANISASI


Pengambilan keputusan dalam organisasi itu adalah hasil proses komunikasi dan partisipasi dari organisasi secara keseluruhan yang melibatkan sebanyak-banyaknya pihak yang terkait. Jadi, pengambilan keputusan ini sangat dibutuhkan dalam suatu organisasi yang mencakup kegiatan identifikasi masalah, perumusan masalah, dan pemilihan alternatif keputusan. 
 
Dalam hal ini si pembuat keputusan sangat berpengaruh dalam jalannya proses pengambilan keputusan. Dan salah satu faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan itu adalah profesi si pembuat keputusan. Mengapa demikian? Kita lihat di daerah yang terpencil yang masih di pimpin oleh kepala suku. Masyarakat akan mengikuti semua hasil keputusan yang diambil oleh kepala suku karena profesinya yang paling tinggi di masyarakat tersebut. Profesi dalam proses pengambilan keputusan sangat diperlukan dalam suatu organisasi. Karena semakin tinggi jabatan dalam sebuah organisasi semakin layak untuk mengambil keputusan. 
 
Ada 5 tipe-tipe pengambilan keputusan dalam organisasi, yaitu:
  1. Tipe Ideal, yaitu pembuat keputusan yang menggunakan seluruh kemampuannya untuk menyelesaikan masalah sendiri tanpa ada campur tangan dari pihak lain karena ia yakin dengan potensi yang ia miliki.

    Contohnya seperti manajer yang perfectionist. Kelebihan dari tipe ini tentunya sangat cepat dalam menyelesaikan masalah. Tetapi tidak adanya rasa demokrasi sehingga pihak lain hanya mengikuti hasil keputusan si pembuat saja.

  2. Tipe Receptive, yaitu pembuat keputusan yang senang jika ada pihak lain yang memberikan rumusan singkat atas masalah tersebut.
    Kita bisa mencontohkannya dalam sebuah musyawarah. Saat kita ingin mengambil keputusan, kita memerlukan suara, aspirasi dan pendapat dari banyak pihak agar saat si pembuat keputusan telah mengambil keputusan semua pihak yang bersangkutan merasa tidak dirugikan atas pengambilan keputusan tersebut.

  3. Tipe Exploitative, yaitu si pebuat keputusan yang senang dalam hal-hal baru tetapi ia berusaha mendapatkannya dengan cara yang tidak baik atau bersifat pemeras.
    Kita bisa mencontohkan seperti VOC. Tujuan VOC membuat jalan dari Anyer ke Panarukan itu memang terlihat positif, tetapi ia memperkerjakan rakyat Indonesia secara paksa. 
     
  4. Tipe Hoarding, yaitu pembuat keputusan yang menyimpan keputusan itu sendiri tanpa memberitahukan kepada orang lain.
    Contoh tipe ini seperti koruptor. 
     
  5. Tipe Marketing, atau biasa di sebut pemasaran artinya si pembuat keputusan hanya berorientasi dalam hal bagaimana mendapatkan peluang yang menguntungkan.

    dalam tipe ini kita bisa mengambil contoh pedagang kelas kakap yang sudah memiliki banyak pengalaman dalam hal tersebut.
Berikut pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada kelompok 3.
  1. Apa saja faktor-faktor yang memengaruhi pengambilan keputusan dalam organisasi?
Jawab: Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pengambilan keputusan yaitu kematangan individu, voting, dan hasil musyawarah sangat diperlukan.


  1. Apa aplikasi yang dilakukan dalam tipe marketing dan bagaimana caranya?
Jawab: pembuat keputusan yang bertipe marketing selalu memfokuskan pada kesempatan yang menguntungkan. Dengan beberapa cara ia masukkan ke dalam strategi perusahaannya. Kita ambil contoh perusahaan indofood yang memproduksi mie instant bermerk indomie. Indomie membuat strategi dengan cara melakukan inovasi baru agar konsumen tidak bosan dan berpindah ke lain hati, ia meluncurkan berbagai macam rasa seperti indomie rasa rendang, lamongan, dan lain-lain. Ini adalah salah satu hasil keputusan perusahaan indofood supaya mendapatkan dan menarik konsumen sehingga perusahaan ini tetap mempertahankan pendapatannya.


  1. Apakah tipe pemeras itu? Dan berikan contohnya.
Jawab : tipe pemeras atau exploitative yaitu pembuat keputusan yang menyukai ide-ide baru tetapi ia berusaha mendapatkannya dari pihak lain dengan cara yang tidak baik. Contohnya adalah VOC dan Mafia.


Kesimpulannya adalah pengambilan keputusan harus diambil secara matang karena akan berfungsi untuk memecahkan suatu masalah di sebuah organisasi. Oleh karena itu perlu adanya musyawarah dan pencarian alternatif keputusan untuk memecahkan masalah tersebut.

Nama : Tengku Wardah
NPM  : 18113846
Kelas :  2KA13
 

ARTIKEL 3 "BERBEDA"

Nama : Tengku Wardah
NPM : 18113846
Kelas : 2KA13
MatKul. : Teori Organisasi Umum 1#

BERBEDA. . .

DULU DAN SEKARANG ADALAH BERBEDA
DULU AKU BERADA DI KEHIDUPAN YANG NYAMAN
DI KOTA KECIL TERPENCIL DI SUMATERA

KOTA ISTANA
KOTA YANG PENUH DENGAN KETENANGAN
TIDAK KENAL KERIBUTAN DAN KERUSUHAN
DEMO DAN TAWURAN PUN JARANG DITEMUI

DAMAI. . .
TENTRAM. . .
KEHIDUPAN YANG SANGAT TERATUR DAN TERKENDALI. . .

TAPI SEKARANG?
AKU BERADA DITENGAH-TENGAH KEMACETAN IBU KOTA
YA, TEMPAT DIMANA ORANG-ORANG MELUAPKAN EMOSI
AMARAH TIDAK MUDAH UNTUK DIKENDALIKAN
DAN KERICUHAN MUDAH DITEMUI DIMANA-MANA

YANG KUAMATI DI SEKELILINGKU
MEREKA YANG PENUH DENGAN KESIBUKAN
RAUT WAJAH YANG PENUH DENGAN KEPENATAN
KANTUK YANG SELALU KUTEMUI DI SEPANJANG ANGKUTAN UMUM

TERNYATA MEMANG BENAR
IBU TIRI TIDAK SEKEJAM IBU KOTA. . .

Minggu, 26 Oktober 2014

KONFLIK DALAM ORGANISASI



RESUME

KONFLIK DALAM ORGANISASI


Konflik berasal dari kata kerja configere yang artinya saling memukul. Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa oleh individu. Hal ini menimbulkan perbedaan yang menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Karena ciri-ciri individu  dibawa dalam hal interaksisosial, konflik menjadi hal yang wajar. Mengapa? Karena organisasi merupakan gabungan atau kumpulan orang-orang dengan berbagai macam ide dan pendapat sehingga pasti akan muncul perbedaan pendapat yang dapat memicu konflik di dalam organisasi.

Kelompok ini menyajikan beberapa macam cara menyelesaikan konflik, yang terdiri dari:
1. Integrating (Problem Solving). 
2. Obliging (Smoothing). 
3. Dominating (Forcing). 
4. Avoiding (Menghindar). 
5. Compromising. 

Tercapainya tujuan suatu organisasi akan terlihatdengan cara bagaimana anggota antar organisasi itu menyelesaikan konflik tersebut. Disarankan dalam penyelesaian suatu konflik didalam suatu organisasi lebih baik diadakan musyawarah antar anggota dan harus menghindari konflik yang berlarut-larut dan apabila terjadi konflik sebaiknya segera diselesaikan dan dituntaskan agar tujuan organisasi dapat tercapai.

Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada kelompok 2:

1. Berikan contoh konflik dalam organisasi dancara menanganinya!
     Jawab : contoh konflik yang dapat menimbulkan konflik dan perbedaan pendapat adalah pemilihan ketua OSIS di Sekolah Menengah Atas. Cara penanganan konflik dapat dilakukan dengan cara compromising yang artinya memadukan kepentingan sendiridan pihak lain.

2. Bagaimana tanggapanmu tentang konflik sidang saat pemilihan ketua DPR?
         Jawab : menurut saya konflik yang terjadi saat pemilihan ketua DPR itu tidak seharusnya terjadi, karena yang namanya wakil rakyat harus memberi contoh dan bersikap yang baik bagi rakyatnya saat menangani perbedaan pendapat yang terjadi saat sidang tersebut.

3. Bagaimana dampak organisasi saat menyelesaikan konflik dengan cara 'problem solving'?
           Jawab : Menurut saya dampak yang ditimbulkan adalah membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menyelesaikan masalah sehingga cara penyelesaian ini kurang cocok untuk konflik yang harus di selesaikan secara langsung. Karena dalam menyelesaian masalah dengancara ini harus mengidentifikasikan masalah terlebih dahulu, kemudian mempertimbangkan, menganalisa dan kemudian memilih alternatif pemecahan masalah yang sesuai dengankonflik tersebut.

4. Diantara kelima penyelesaian maslaah, manakah cara yang paling efektif dalam penyelesaian konflik?
          Jawab : Menurut saya saat kita menyelesaikan masalah, kita harus tau tingkatan-tingkatan konflik yang kita hadapi agar kita bisa mengelompokkan ke dalam penyelesaian konflik yang sesuai dengan tingkatan penyelesaiannya. Tetapi cara yang paling sering digunakan adalah cara Compromising, karena cara inimenyeimbangkan kepentingan sendiri danpihak lain, sehingga tidak ada yang merasa di rugikan.

Nama : Tengku Wardah
NPM  : 18113846
Kelas :  2KA13
 

RESUME ARTI PENTING ORGANISASI DALAM MASYARAKAT

RESUME

ARTI PENTING ORGANISASI DALAM ORGANISASI

Organisasi adalah tempat dimana masyarakat berkumpul, saling bertukar pikiran dan pendapat. Organisasi didirikan oleh sekelompok individu dengan alasan tertentu. Masyarakat sangat memerlukan organisasi agar dapat berorganisasi dengan masyarakat lainnya karena manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri.

Dari presentasi yang disajikan oleh kelompok 1, terdapat ciri-ciri organisasi yang harus kita ketahui, yaitu:

-Adanya komponen (atasan dan bawahan)
-Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur darisekelompok orang)
-Adanya tujuan
-Adanya sasaran
-Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
-Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas.

Dalam berorganisasi setiap individu mempunyai peran masing-masing. Oleh karena itu kita harus siap dengan berbagai macam hal yang mungkin terjadi seperti perbedaan perndapat, karakter, ide, sifat, kebiasaan, bahkan bahasa yang dimiliki oleh setiap individu. Jadi dalam kondisi seperti itu kita diharuskan untuk belajar menjadi pribadi yang mudah dalam berorganisasi sehingga memberikan manfaat untuk orang banyak.

Berikut beberapa pertanyaan yang diajukan kepada kelompok 1:
1. Bagaimana tanggapanmu terhadap organisasi yang menyimpang?
    Jawab : Tanggapan saya tentang organisasi yang meny9impang itu berawal dari para anggota organisasi itu sendiri yang salah dalam menjalankannya, sehingga visi dan tujuan yang awalnya benar dapat menyimpang dan lari dari tujuan awal organisasiitu.

2. Bagaimana tanggapanmu tentang perbedaan organisasi yang dulu dengan yang sekarang? Dan apa sisi baiknya?
     Jawab : Tanggapan saya terhadap organisasi jaman sekarang yang dilakukan tanpa bertatap muka itu sangat efektif dan berdampak baik bagi individu yang sibuk dan memiliki keterbatasan waktu dalam berorganisasi. Sehingga mereka masih bisa berorganisasi walau di waktu yang terbatas dan jarak yang jauh. Sedangkan organisasi jaman dulu yang diharuskan untuk bertatap muka dan memerlukan waktu dan tempatyang tepat hingga anggota bisa berkumpul itu masih dilakukan di jaman sekarang, tetapi di barengi dengan organisasi di media sosial untuk memudahkan berjalannya organisasi tersebut.

3. Sebutkan contoh organisasi Informal!
     Jawab : ibu-ibu arisan, pengajian , Pemuda Pancasila, Komunitas-komunitas dan lain-lain.

4. Sebutkan contoh organisasi formal!
     Jawab : OSIS, BEM, HIMSI, FPI, Sekolah dan lain-lain.

5. Sebutkan contoh organisasi yang bergerak dibidang sosial!
     Jawab : Tim SAR, Posyandu dan lain-lain.


Nama : Tengku Wardah
NPM  : 18113846
Kelas :  2KA13
 

Senin, 13 Oktober 2014

sisteminformasi pemasaran (tambahan)

Sistem Informasi Pemasaran [Implementasi]
Jika didefinisakan dalam arti yang luas, sistem informasi pemasaran adalah kegiatan peseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut. Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yg berkaitan dengan:
Produk
Tempat
Promosi
Harga produk
Strategi pemasaran
Strategi pemasaran terdiri dari campuran unsur-unsur yang dinamakan bauran pemasaran semua itu dikenal
dengan 4P yaitu:
Produk apa yang dibeli pelanggan untuk memuaskan kebutuhannya
Promosi berhubungan dengan semua cara yang mendorong penjualan
Place berhubungan dengan cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui slauran distribusi
Price terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan
Komponen Sistem Informasi pemasaran
Sistem informasi pemasaran mempunyai komponen yang sama dengan sistem informasi secara umum, yaitu
komponen-komponen input, model, output, basis data, teknologi dan kontrol. Perbedaan komponen-komponen ini antar sistem-sistem informasi lainnya adalah konteks letak dari sistem informasinya. Misalnya untuk Sistem informasi pemasaran ini, maka komponen inputnya adalah input tentang data pemasaran dan outputnya adalah laporan-laporan berisi informasi pemasaran.
Komponen Input Pemasaran
Sistem informasi pemasaran mengumpulkan data yang menjelaskan transaksi pemasaran perusahaan.
Subsistem intelejen pemasaran mengumpulkan informasi dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan
operasi pemasaran. Subsistem peneliti pemasaran menlakukan penelitian khusus mengenai operasi pemasaran.
Komponen Model Pemasaran
Model digunakan untuk menghasilkan informasi yang relevan yang sesuai dengan kebutuhan pemakai sistemnya. Model merupakan cetakan yang merubah bentuk input menjadi output. Model di sistem informasi pemasaran banyak digunakan untuk menghasilkan laporan keperluan anggaran operasi, strategi penentuan harga produk, evaluasi produk baru, pemilihan lokasi fasilitas, evaluasi penghapusan produk lama,penunjukan salesman, penentuan rute pengiriman yang paling optimal, pemilihan media iklan yang paling efektif dan untuk persetujuan kredit.
Komponen Basis Data Pemasaran
Data yang digunakan oleh Subsistem out put berasal dari data base. Beberapa data dalam data base adalah unik bagi fungsi pemasaran, tapi banyak yang berbagi dengan area fungsional lain.
Komponen Output Pemasaran
Tiap Subsistem out put menyediakan informasi tentang Subsistem itu sebagai bagian dari bauran
Subsistem produk menyediakan informasi tentang produk perusahaan. Subsistem promosi menyediakan informasi tentang kegiatan periklana perusahaan dan penjualan langsung. Subsistem harga membantu manajer untuk membuat keputusan harga.
Subsistem Sistem Informasi Pemasaran
Subsistem Penelitian Pemasaran (Riset Pemasaran)
Subsistem penelitian pemasaran merupakan sistem yang berhubungan dengan pengumpulan, pencatatan dan analisis data pelanggan dan calon pelanggan dan calon pelanggan. Manajer pemasaran dapat mengunakan penelitian pemasaran untuk mengumpulkan segala jenis informasi tetapi sebagian besar kegiatan ditujukan pada pelanggan dan calon pelanggan :
Data primer dan sekunder
Data primer adalah data yang dikumpulkan perusahaan. Sedangkan data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh orang lain. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data primer adalah wawancara mendalam, pengamatan dan pengujian terkendali. Beberapa data skunder harus dibeli dan sering tersedia dalam bentuk pita magnetik atau disket untuk memudahkan pemasukan kedalam CBIS data sekunder yang lain seperti tersedia diperpustakan.
Subsistem Intelijen Pemasaran Tiap area fungsional bertanggung jawab untuk menghubungkan perusahaan dengan elemen-elemen tertentu dilingkungan pemsaran yang memliki tanggung jawab utama pada pelanggan dan pesaing. Seperti area fungsional lainnya, pemasran juga memiliki tanggung jawab pada pemerintah dan komunitas global.
Subsistem Produk
Subsistem produk berguna untuk membuat rencana produk baru.
a. Siklus hidup produk
Tugas manajer pemasaran adalah mengembangkan strategi dan taktik untuk tiap unsur dalam bauran pemasaraan dan kemudian mengintegrasikan menjadi suatu rencana pemasaran yang menyeluruh. Suatu kerangka kerja yang disebut siklus hidup produk mengarahkan manajer dalam membuat keputusan-keputusan ini seperti arti namanya siklus hidup produk.
b. Model evaluasi produk baru
Keputusan untuk mengembangkan produk baru harus dipertimbangkan secara matang dan dengan dasar keuangan yang baik dan dibuat oleh eksekutif. Perusahaan yang memperkenalkan banyak produk baru mengembangkan suatu prosedur formal yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti potensi tingkat keuntungan dan efisiensi penggunaan sumber daya.
Subsistem Tempat
pengambilan keputusan terhadap penentuan tempat yang sesuai dengan pelemparan produk yg dihasilkan sangat menentukan tingkat penjualan produk. Untuk itu, posisi subsistem ini sangat vital dalam keberadaanya.
Subsistem Promosi
Subsistem promosi berfungsi untuk melakukan analisis terhadap promosi yg dilakukan untuk meningkatkan penjualan.
Subsistem Harga
Subsistem harga berfungsi untuk membantu menetapkan harga terhadap produk yg dihasilkan.
a. Penetuan harga berdasarkan biaya
Beberapa poerusahaan menggunakan penentuan harga berdasarkan biaya dengan menentukan biaya-biaya mereka dan menambahkan markup yang diinginkan. Jika perusahaan memilki SIA yang baik, tersedia data biaya yang akurat mambuat tugas Subsistem harga menjadi mudah untuk mendukung penentuan harga berdasarkan biaya.
b. Penentuan harga berdasarkan permintaan
Kebijakan harga yang kurang berhati-hati adalah penentuan harga berdasrakan permintaan yang menetapkan harga sesuai dengan nilai yang ditempatkan oleh konsumen terhadap produk.
Evolusi Konsep Sistem Informasi Pemasaran
Pada tahun 1966 profesor Philip kotler dari Northwestern university menggunakan istilah pusat syaraf
pemasaran (marketing nerve center). Ia mengidentifikasikan tiga jenis informasi pemasaran :
Intelijen pemasaran (marketing intelligence) informasi yang mengalir keperusahaan dari lingkungan.
Informasi pemasaran intern (internal marketing information) informasi yang dikumpulkan dalam peruasahaan.
Komunikasi pemasaran (marketing Communication) informasi yang mengalir keluar kelingkungan.