Minggu, 26 Oktober 2014

KONFLIK DALAM ORGANISASI



RESUME

KONFLIK DALAM ORGANISASI


Konflik berasal dari kata kerja configere yang artinya saling memukul. Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa oleh individu. Hal ini menimbulkan perbedaan yang menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Karena ciri-ciri individu  dibawa dalam hal interaksisosial, konflik menjadi hal yang wajar. Mengapa? Karena organisasi merupakan gabungan atau kumpulan orang-orang dengan berbagai macam ide dan pendapat sehingga pasti akan muncul perbedaan pendapat yang dapat memicu konflik di dalam organisasi.

Kelompok ini menyajikan beberapa macam cara menyelesaikan konflik, yang terdiri dari:
1. Integrating (Problem Solving). 
2. Obliging (Smoothing). 
3. Dominating (Forcing). 
4. Avoiding (Menghindar). 
5. Compromising. 

Tercapainya tujuan suatu organisasi akan terlihatdengan cara bagaimana anggota antar organisasi itu menyelesaikan konflik tersebut. Disarankan dalam penyelesaian suatu konflik didalam suatu organisasi lebih baik diadakan musyawarah antar anggota dan harus menghindari konflik yang berlarut-larut dan apabila terjadi konflik sebaiknya segera diselesaikan dan dituntaskan agar tujuan organisasi dapat tercapai.

Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada kelompok 2:

1. Berikan contoh konflik dalam organisasi dancara menanganinya!
     Jawab : contoh konflik yang dapat menimbulkan konflik dan perbedaan pendapat adalah pemilihan ketua OSIS di Sekolah Menengah Atas. Cara penanganan konflik dapat dilakukan dengan cara compromising yang artinya memadukan kepentingan sendiridan pihak lain.

2. Bagaimana tanggapanmu tentang konflik sidang saat pemilihan ketua DPR?
         Jawab : menurut saya konflik yang terjadi saat pemilihan ketua DPR itu tidak seharusnya terjadi, karena yang namanya wakil rakyat harus memberi contoh dan bersikap yang baik bagi rakyatnya saat menangani perbedaan pendapat yang terjadi saat sidang tersebut.

3. Bagaimana dampak organisasi saat menyelesaikan konflik dengan cara 'problem solving'?
           Jawab : Menurut saya dampak yang ditimbulkan adalah membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menyelesaikan masalah sehingga cara penyelesaian ini kurang cocok untuk konflik yang harus di selesaikan secara langsung. Karena dalam menyelesaian masalah dengancara ini harus mengidentifikasikan masalah terlebih dahulu, kemudian mempertimbangkan, menganalisa dan kemudian memilih alternatif pemecahan masalah yang sesuai dengankonflik tersebut.

4. Diantara kelima penyelesaian maslaah, manakah cara yang paling efektif dalam penyelesaian konflik?
          Jawab : Menurut saya saat kita menyelesaikan masalah, kita harus tau tingkatan-tingkatan konflik yang kita hadapi agar kita bisa mengelompokkan ke dalam penyelesaian konflik yang sesuai dengan tingkatan penyelesaiannya. Tetapi cara yang paling sering digunakan adalah cara Compromising, karena cara inimenyeimbangkan kepentingan sendiri danpihak lain, sehingga tidak ada yang merasa di rugikan.

Nama : Tengku Wardah
NPM  : 18113846
Kelas :  2KA13
 

RESUME ARTI PENTING ORGANISASI DALAM MASYARAKAT

RESUME

ARTI PENTING ORGANISASI DALAM ORGANISASI

Organisasi adalah tempat dimana masyarakat berkumpul, saling bertukar pikiran dan pendapat. Organisasi didirikan oleh sekelompok individu dengan alasan tertentu. Masyarakat sangat memerlukan organisasi agar dapat berorganisasi dengan masyarakat lainnya karena manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri.

Dari presentasi yang disajikan oleh kelompok 1, terdapat ciri-ciri organisasi yang harus kita ketahui, yaitu:

-Adanya komponen (atasan dan bawahan)
-Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur darisekelompok orang)
-Adanya tujuan
-Adanya sasaran
-Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
-Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas.

Dalam berorganisasi setiap individu mempunyai peran masing-masing. Oleh karena itu kita harus siap dengan berbagai macam hal yang mungkin terjadi seperti perbedaan perndapat, karakter, ide, sifat, kebiasaan, bahkan bahasa yang dimiliki oleh setiap individu. Jadi dalam kondisi seperti itu kita diharuskan untuk belajar menjadi pribadi yang mudah dalam berorganisasi sehingga memberikan manfaat untuk orang banyak.

Berikut beberapa pertanyaan yang diajukan kepada kelompok 1:
1. Bagaimana tanggapanmu terhadap organisasi yang menyimpang?
    Jawab : Tanggapan saya tentang organisasi yang meny9impang itu berawal dari para anggota organisasi itu sendiri yang salah dalam menjalankannya, sehingga visi dan tujuan yang awalnya benar dapat menyimpang dan lari dari tujuan awal organisasiitu.

2. Bagaimana tanggapanmu tentang perbedaan organisasi yang dulu dengan yang sekarang? Dan apa sisi baiknya?
     Jawab : Tanggapan saya terhadap organisasi jaman sekarang yang dilakukan tanpa bertatap muka itu sangat efektif dan berdampak baik bagi individu yang sibuk dan memiliki keterbatasan waktu dalam berorganisasi. Sehingga mereka masih bisa berorganisasi walau di waktu yang terbatas dan jarak yang jauh. Sedangkan organisasi jaman dulu yang diharuskan untuk bertatap muka dan memerlukan waktu dan tempatyang tepat hingga anggota bisa berkumpul itu masih dilakukan di jaman sekarang, tetapi di barengi dengan organisasi di media sosial untuk memudahkan berjalannya organisasi tersebut.

3. Sebutkan contoh organisasi Informal!
     Jawab : ibu-ibu arisan, pengajian , Pemuda Pancasila, Komunitas-komunitas dan lain-lain.

4. Sebutkan contoh organisasi formal!
     Jawab : OSIS, BEM, HIMSI, FPI, Sekolah dan lain-lain.

5. Sebutkan contoh organisasi yang bergerak dibidang sosial!
     Jawab : Tim SAR, Posyandu dan lain-lain.


Nama : Tengku Wardah
NPM  : 18113846
Kelas :  2KA13
 

Senin, 13 Oktober 2014

sisteminformasi pemasaran (tambahan)

Sistem Informasi Pemasaran [Implementasi]
Jika didefinisakan dalam arti yang luas, sistem informasi pemasaran adalah kegiatan peseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut. Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yg berkaitan dengan:
Produk
Tempat
Promosi
Harga produk
Strategi pemasaran
Strategi pemasaran terdiri dari campuran unsur-unsur yang dinamakan bauran pemasaran semua itu dikenal
dengan 4P yaitu:
Produk apa yang dibeli pelanggan untuk memuaskan kebutuhannya
Promosi berhubungan dengan semua cara yang mendorong penjualan
Place berhubungan dengan cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui slauran distribusi
Price terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan
Komponen Sistem Informasi pemasaran
Sistem informasi pemasaran mempunyai komponen yang sama dengan sistem informasi secara umum, yaitu
komponen-komponen input, model, output, basis data, teknologi dan kontrol. Perbedaan komponen-komponen ini antar sistem-sistem informasi lainnya adalah konteks letak dari sistem informasinya. Misalnya untuk Sistem informasi pemasaran ini, maka komponen inputnya adalah input tentang data pemasaran dan outputnya adalah laporan-laporan berisi informasi pemasaran.
Komponen Input Pemasaran
Sistem informasi pemasaran mengumpulkan data yang menjelaskan transaksi pemasaran perusahaan.
Subsistem intelejen pemasaran mengumpulkan informasi dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan
operasi pemasaran. Subsistem peneliti pemasaran menlakukan penelitian khusus mengenai operasi pemasaran.
Komponen Model Pemasaran
Model digunakan untuk menghasilkan informasi yang relevan yang sesuai dengan kebutuhan pemakai sistemnya. Model merupakan cetakan yang merubah bentuk input menjadi output. Model di sistem informasi pemasaran banyak digunakan untuk menghasilkan laporan keperluan anggaran operasi, strategi penentuan harga produk, evaluasi produk baru, pemilihan lokasi fasilitas, evaluasi penghapusan produk lama,penunjukan salesman, penentuan rute pengiriman yang paling optimal, pemilihan media iklan yang paling efektif dan untuk persetujuan kredit.
Komponen Basis Data Pemasaran
Data yang digunakan oleh Subsistem out put berasal dari data base. Beberapa data dalam data base adalah unik bagi fungsi pemasaran, tapi banyak yang berbagi dengan area fungsional lain.
Komponen Output Pemasaran
Tiap Subsistem out put menyediakan informasi tentang Subsistem itu sebagai bagian dari bauran
Subsistem produk menyediakan informasi tentang produk perusahaan. Subsistem promosi menyediakan informasi tentang kegiatan periklana perusahaan dan penjualan langsung. Subsistem harga membantu manajer untuk membuat keputusan harga.
Subsistem Sistem Informasi Pemasaran
Subsistem Penelitian Pemasaran (Riset Pemasaran)
Subsistem penelitian pemasaran merupakan sistem yang berhubungan dengan pengumpulan, pencatatan dan analisis data pelanggan dan calon pelanggan dan calon pelanggan. Manajer pemasaran dapat mengunakan penelitian pemasaran untuk mengumpulkan segala jenis informasi tetapi sebagian besar kegiatan ditujukan pada pelanggan dan calon pelanggan :
Data primer dan sekunder
Data primer adalah data yang dikumpulkan perusahaan. Sedangkan data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh orang lain. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data primer adalah wawancara mendalam, pengamatan dan pengujian terkendali. Beberapa data skunder harus dibeli dan sering tersedia dalam bentuk pita magnetik atau disket untuk memudahkan pemasukan kedalam CBIS data sekunder yang lain seperti tersedia diperpustakan.
Subsistem Intelijen Pemasaran Tiap area fungsional bertanggung jawab untuk menghubungkan perusahaan dengan elemen-elemen tertentu dilingkungan pemsaran yang memliki tanggung jawab utama pada pelanggan dan pesaing. Seperti area fungsional lainnya, pemasran juga memiliki tanggung jawab pada pemerintah dan komunitas global.
Subsistem Produk
Subsistem produk berguna untuk membuat rencana produk baru.
a. Siklus hidup produk
Tugas manajer pemasaran adalah mengembangkan strategi dan taktik untuk tiap unsur dalam bauran pemasaraan dan kemudian mengintegrasikan menjadi suatu rencana pemasaran yang menyeluruh. Suatu kerangka kerja yang disebut siklus hidup produk mengarahkan manajer dalam membuat keputusan-keputusan ini seperti arti namanya siklus hidup produk.
b. Model evaluasi produk baru
Keputusan untuk mengembangkan produk baru harus dipertimbangkan secara matang dan dengan dasar keuangan yang baik dan dibuat oleh eksekutif. Perusahaan yang memperkenalkan banyak produk baru mengembangkan suatu prosedur formal yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti potensi tingkat keuntungan dan efisiensi penggunaan sumber daya.
Subsistem Tempat
pengambilan keputusan terhadap penentuan tempat yang sesuai dengan pelemparan produk yg dihasilkan sangat menentukan tingkat penjualan produk. Untuk itu, posisi subsistem ini sangat vital dalam keberadaanya.
Subsistem Promosi
Subsistem promosi berfungsi untuk melakukan analisis terhadap promosi yg dilakukan untuk meningkatkan penjualan.
Subsistem Harga
Subsistem harga berfungsi untuk membantu menetapkan harga terhadap produk yg dihasilkan.
a. Penetuan harga berdasarkan biaya
Beberapa poerusahaan menggunakan penentuan harga berdasarkan biaya dengan menentukan biaya-biaya mereka dan menambahkan markup yang diinginkan. Jika perusahaan memilki SIA yang baik, tersedia data biaya yang akurat mambuat tugas Subsistem harga menjadi mudah untuk mendukung penentuan harga berdasarkan biaya.
b. Penentuan harga berdasarkan permintaan
Kebijakan harga yang kurang berhati-hati adalah penentuan harga berdasrakan permintaan yang menetapkan harga sesuai dengan nilai yang ditempatkan oleh konsumen terhadap produk.
Evolusi Konsep Sistem Informasi Pemasaran
Pada tahun 1966 profesor Philip kotler dari Northwestern university menggunakan istilah pusat syaraf
pemasaran (marketing nerve center). Ia mengidentifikasikan tiga jenis informasi pemasaran :
Intelijen pemasaran (marketing intelligence) informasi yang mengalir keperusahaan dari lingkungan.
Informasi pemasaran intern (internal marketing information) informasi yang dikumpulkan dalam peruasahaan.
Komunikasi pemasaran (marketing Communication) informasi yang mengalir keluar kelingkungan.


Rabu, 08 Oktober 2014

Pengambilan Keputusan dalam Organisasi

PROSES YANG MEMENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI







NAMA KELOMPOK:
AGUNG ANDIKA P (10113334)
DANI ARISANDI (12113004)
FIRDA FARADIAN (13113491)
IRVAN AJI PRATAMA (14113515)
MUHAMMAD IMRON (15113986)
RAFIATUL ISMI (17113127)
TENGKU WARDAH (18113846)





2KA13
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014/2015




BAB I
PENDAHULUAN
    1. Latar Belakang
Pengambilan keputusan diperlukan pada semua tahap kegiatan organisasi. Dalam tahap perencanaan diperlukan banyak kegiatan pembuatan keputusan sepanjang proses perencanaan. Dalam pembuatan keputusan mencakup kegiatan identifikasi masalah, perumusan masalah, dan pemilihan alternatif keputusan. Sedangkan dalam tahap pengawasan yang mencakup pemantauan, pemeriksaan, dan penilaian terhadap hasil pelaksaan yang dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan dari pembuatan keputusan. Dan hasilnya permasalahan yang akan menghambat dapat terselesaikan sehingga suatu organisaasi dapat mencapai tujuan.

    1. Maksud dan Tujuan
Di balik pengambilan keputusan selalu ada tujuan yang ingin dicapai jika keputusan tersebut dibuat dalam organisasi. Tujuan dapat dibedakan menjadi 2 yaitu.

  1. Tujuan Tunggal
Maksud dari tujuan tunggal dalam pengambilan keputusan adalah suatu keputusan yang diambil untuk menyelesaikan masalah, akan tetapi masalah tersebut tidak ada kaitannya dengan masalah yang lain. Keputusan yang diambil pun harus fokus pada satu titik masalah sehingga tidak keluar dari topik yang dibicarakan.

  1. Tujuan Ganda
Dalam pengambilan keputusan yang bertujuan ganda terjadi apabila dalam sebuah organisasi mengalami masalah yang sangat kompleks sehingga memerlukan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan yang cerdas melalui pemimpin serta anggotanya. Keputusan yang diambil tidak hanya fokus pada satu masalah akan tetapi keputusan tersebut dibuat untuk menyelesaikan masalah – masalah yang terkait sehingga disebut dengan pengambilan keputusan bertujuan ganda.


    1. Ruang Lingkup
Tulisan ini menjelaskan tentang pengambilan keputusan dalam organisasi, jenis-jenis keputusan dalam organisasi, faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan serta hal-hal yang berkaitan dengan pengambilan keputusan. Selain itu juga akan dijelaskan tentang beberapa teori dan tipe pengambilan keputusan.


BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Definisi
 
Organisasi adalah sistem saling pengaruh antar orang dalam kelompok yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.
Sebelum diberikan kepastian tentang pengertian organisasi ada baiknya dikutipkan beberapa pendapat tentang hal itu dari berbagai ahli. Pendapat-pendapat dibawah ini disusun secara kronologis atas dasar tahun pendapat itu dikemukakan.
  1. Chester I Barnard (1938)
Organisasi adalah suatu sistem tentang aktivitas-aktivitas kerjasama dari dua atau lebih sesuatu yang tak berujut dan tak bersifat pribadi, sebagian besar mengenai hal hubungan-hubungan.
  1. James D Mooney (1947)
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk pencapaian suatu tujuan bersama.
  1. Ralp Currier Davis (1951)
Organisasi adalah sesuatu kelompok orang-orang yang sedang bekerja kearah tujuan bersama di bawah kepemimpian.
Pengambilan keputusan dalam organisasi merupakan hasil proses komunikasi dan partispasi dari organisasi secara keseluruhan dan melibatkan sebanyak-banyaknya pihak yang terkait. Pengambilan keputusan itu didapat dari berbagai alternatif.
Berikut definisi dari beberapa para ahli.
a. G.R. Terry, pengambilan keputusan dalam organisasi adalah sebagai pemilihan yang didasarkan kriteria tertentu atas dua atau lebih alternatif yang mungkin.
b. P. Siagian, pengambilan keputusan dalam organisiasi merupakam suatu pendekatan sistematis terhadap suatu masalah, pengumpul fakta dan data.

2.2 Tipe-tipe Pembuatan Keputusan

Dalam sebuah organisasi pembuat dan pengambil keputusan biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki jabatan tertinggi dan strategis. Pembuat keputusan tersebut memiliki 5 dalam mengambil keputusan, yaitu sebagai berikut,
  1. Pembuat keputusan bertipe ideal
Yaitu pembuat keputusan yang menggunakan seluruh kemampuan yang dimiliki serta tidak melibatkan banyak orang karena ia yakin dengan potensi dirinya untuk memecahkan masalah.
  1. Pembuat keputusan bertipe Receptive (bersedia menerima pendapat)
Yaitu pembuat keputusan yang merasa senang jika anggotanya mengajukan rumusan singkat suatu masalah dan memberikan rekomendasi atas keputusan tersebut.
  1. Pembuat keputusan bertipe Exploitative (pemeras)
Yaitu pembuat keputusan yang menyukai ide – ide baru dan berusaha mendapatkan dari pihak lain dengan cara yang tidak baik.
  1. Pembuat keputusan bertipe Hoarding (penimbun)
Yaitu pembuat keputusan yang berusaha menghimpun dan menyimpan segala sesuatu yang telah dimiliki tanpa bersedia memberikan pada pihak lain.
  1. Pembuat keputusan bertipe Marketing (pemasaran)
Yaitu pembuat keputusan yang mendasarkan pengambilan suatu keputusan dengan berorientasi pada kesempatan yang menguntungkan.

2.3 Asas Pembuatan Keputusan

Tiga asas pembuatan keputusan menurut Louis Allen, yaitu :
  1. Asas Pembatasan
Artinya bahwa keputusan rasional dapat dibuat jika dalam suatu organisasi telah menentukan dan membatasi masalah terlebih dahulu.
  1. Asas Bukti Memadai
Menyatakan bahwa keputusan dapat dinilai sah jika memiliki bukti yang kuat dan memadai.
  1. Asas Identitas
Menyatakan bahwa suatu kuputusan harus didasarkan pada identifikasi fakta secara jelas dan memersatukan pangkal pandangan serta pangkal waktu yang berbeda – beda.
Selain Louis Allen juga terdapat ilmuwan lain yaitu Peter Drueker yang mengemukakan pendapat tentang sesuatu yang harus diperhatikan dalam pengambilan keputusan. Menurut Peter Drueker hal tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Jangan menganggap keputusan sebagai beban melainkan harus dianggap sebagai kesempatan.
  2. Jangan mengharapkan resiko akan habis, sebab tiada keputusan tanpa resiko.
  3. Referensi pengambilan keputusan bisa juga didapatkan melalui dugaan dan ramalan, sehingga tidak selalu bergantung pada fakta.
  4. Membuat alternatif pemilihan dan pengambilan keputusan dalam organisasi.
2.4 Pendekatan Pembuatan Keputusan

Seorang ilmuwan psikologi, sosiologi, dan ilmu politik asal Amerika Serikat bernama Herbert Alexander Simon yang merupakan pelopor pendekatan pembuatan keputusan berpendapat bahwa pokok perilaku organisasi adalah mekanisme pembuatan keputusan dan proses pemecahan masalah manusia. Selain itu, Hebert A. Simon mengemukakan pendapat bahwa proses pembuatan keputusan dapat melalui 4 tahap pendekatan yaitu.
  1. Meneliti lingkungan yang memerlukan keputusan
  2. Menemukan, mengembangkan, dan menganalisa kemungkinan arah tindakan
  3. Memilih ara tindakan tertentu dari alternatif yang ada
  4. Menilai sesudah memilih (memeriksa dan membuat keputusan final)
Maka secara ringkas alur proses pembuatan keputusan adalah
Meneliti Merancang Memilih Memeriksa


BAB III
CONTOH KASUS

3.1 Kisruh Pilpres 2014 :

Kisruh Pemilihan Umum 2014 yang disusul gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh kubu Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa dinilai masih belum kelar sebelum ada keputusan MK.

Pakar Hukum dari Universitas Islam Indonesia (UII) Mudzakir mengatakan hasil resmi Pemilu Presiden 2014 ini ada di tangan MK, bukan di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurutnya, hasil final Pilpres adalah keputusan MK, karena dalam sistem Pemilu di Indonesia, keputusan KPU itu bisa dibanding atau dikomplain ke MK. "Yang jadi pemenang sebetulnya adalah keputusan MK," ujar Mudzakir saat dihubungi, Rabu (30/7).

Ia mengatakan, calon presiden terpilih oleh KPU Jokowi sebaiknya jangan terlalu gamblang menyatakan dirinya menang kepada seluruh masyarakat Indonesia. Pasalnya, proses MK masih dalam tahap pemeriksaan berkas yang dilaporkan oleh kubu Prabowo. "Menyatakan diri mereka menang seharusnya dilakukan bila masa banding ke MK itu sudah tertutup. Baru itu dinyatakan menang. Mestinya dua kubu harus memberi tahu ke para pendukungnya bahwa keputusan yang sebenarnya itu adalah keputusan MK," tandasnya.
Ia menilai kegiatan tim sukses Jokowi-JK yang membuka partisipasi masyarakat untuk memilih nama-nama yang akan menduduki kursi menteri di kabinetnya nanti dinilai Mudzakir sangat keliru.

"Sekarang malah sudah ramai merekrut kabinet dan sebagainya itu sebenarnya keliru dan tidak boleh dilakukan. Karena dia belum dinyatakan menang oleh MK. Sesuai dengan mekanisme penyelesaian sengketa Pilpres mestinya tim Jokowi-JK wajib memberitahu pendukungnya bahwa keputusan pemilu menang masih bersifat sementara dan finalnya adalah keputusan MK," katanya.

Menurutnya, Jokowi-JK seharusnya bisa mengurangi kisruh antara para pendukung capres dengan mengimbau para konstituennya agar menerima apapun itu hasil keputusan MK.
Termasuk siap menerima kekalahan bila suatu saat MK menyatakan pasangan nomor urut 2 itu kalah. Hal yang sama juga berlaku terhadap tim sukses Prabowo-Hatta.
"Saya kira semua pihak harus memberi penjelasan kepada pendukung dan konstituennya bahwa apapun hasil keputusan Pilpres harus diterima dengan legowo. Terlepas siapa nanti yang diputuskan oleh MK," tandasnya.(Ahmad Sabran)

3.2 Alat Bukti KPU :

Tak hanya alat bukti Prabowo-Hatta yang dinyatakan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) tidak lengkap, tapi juga alat bukti milik KPU. Kuasa hukum KPU Ali Nurdin, menerangkan alat bukti itu sangat banyak diangkut total 21 truk Fuso.

"Beberapa daftar itu saya cek, seperti di Jawa Barat, daftarnya sudah masuk tapi alat buktinya belum sampai. Di basecamp kami juga hampir penuh satu lantai sehingga kalau kita tidak kirim ke sini, tidak akan bisa kerja juga kita. Dan itu jumlahnya memang 21 truk fuso," kata kuasa hukum KPU Ali Nurdin di Gedung MK Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (18/8/2014).

"Truknya bukan truk biasa, truk Fuso. Jadi di satu lantai, lantai 8 (gedung MK) itu penuh bukti termohon (KPU-red)," imbuhnya.

Ali menerangkan, banyaknya alat bukti yang harus diserahkan ke MK sebagai jawaban tudingan Prabowo-Hatta itu, membuat proses pengumpulan ada yang tidak lengkap. Karena hampir semua TPS dibuka kotaknya.

"Memang, kami harus mengecek lagi data TPS yang belum. Bayangkan, ada 478 ribu TPS dalam waktu kurang dari satu minggu, dengan kondisi daerah berbeda-beda. Ada yang di kota yang mudah dijangkau alat transportasi, ada pula yang di daerah terpencil," ujarnya.
"Kemudian persiapan dana juga, baik dana taktis maupun lain-lain. Oleh karean itu, bisa dipahami kalau dalam perkara besar ini termohon dari awal buka kotak suara. Karena sampai saat ini yang dipermasalahkan pemohon kan bukan legalitas buka kotak suara, tapi dianggap merusak bukti," imbuh Ali.

Kendala lain adalah soal persetujuan Panwas di daerah saat pembukaan kotak suara. Ali menerangkan ada Panwas yang tidak setuju dengan alat bukti yang akan diajukan ke MK.

"Ada kabupaten yang panwasnya oke, ada yang tidak. Sehingga pengajuan alat bukti itu bergulir ke Mahkamah Konstitusi," kata Ali.

"Kita akan koordinasikan lagi, kalau hari ini sih seharusnya sudah selesai ya. Karena bukti yang ada di catatan itu ada yang bolong-bolong, sehingga harus kami perbaiki," lanjutnya.





BAB VI
PENUTUP
Kesimpulan :
Dari makalah yang kami buat, dapat kami simpulkan bahwa pengambilan keputusan adalah suatu tindakan yang perlu dipikirkan dengan matang-matang, tidak secara kebetulan dan tidak boleh sembarangan dalam rangka memecahkan masalah yang dihadapi suatu organisasi. Jadi sebaiknya dalam memecahkan suatu permasalahan dalam suatu organisasi dibutuhkan perlu di musyawarahkan agar tercapai tujuan yang mufakat. Dalam penyelesaian masalah pun dibutuhkan perumusan masalah dengan baik. Kemudian dibuat alternatif-alternatif keputusan masalah yang disertai dengan konsekuensi positif dan negatif. Jika semua hal itu dapat dikemukakan dan dicari secara tepat, masalah tersebut akan lebih mudah untuk diselesaikan.

Saran :
Sebagai masyarakat Indonesia kita harus menerima dan mendukung hasil keputusan MK. Jangan takut untuk mengeluarkan pendapat kita dan juga kita harus menerima pendapat dan kritikan orang lain. Berdasarkan Undang-Undang No. 9 Tahun 1998 terdapat lima asas yang merupakan landasan kebebasan bertanggung jawab dan bertindak untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kelima asas tersebut, yaitu :
1. Asas keseimbangan antara hak dan kewajiban
2. Asas musyawarah dan mufakat
3. Asas kepastian hukum dan keadilan
4. Asas proporsionalitas
5. Asas mufakat


DAFTAR PUSTAKA

Drs.Sutarto.1979.Dasar-dasar Organisasi. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Simon, Herbert A. (1976). Administrative Behavior: a Study of Decision-Making Processes in Administrative Organization (3rd ed.). New York: Free Press.

http://m.tribunnews.com/pemilu-2014/2014/07/30/pakar-hukum-keputusan-pilpres-di-tangan-mk-bukan-kpu


Selasa, 07 Oktober 2014

OPINI TENTANG IBU IRA PHAJAR LESTARI

Nama : Tengku Wardah
NPM : 18113846
Kelas : 2KA13
MatKul. : Teori Organisasi Umum 1#

Saya Tengku Wardah, biasa di panggil Aida. Awalnya saya tidak terlalu memikirkan mata kuliah softskill, karena softskill ini adalah satu-satunya mata kuliah yang dosennya jarang masuk, pelajarannya begitu santai, tugas hanya di kirim via email dan bertatap muka dengan dosen pun bisa dihitung dengan jari.

Tetapi, kembali lagi ke konsep dasar softskill itu sendiri. Gunadarma mengadakan mata kuliah softskill itu sebenarnya untuk apa? Mungkin cuma sebagian kecil dosen yang mengerti dan mengajarkan kepada mahasiswanya. Sebagaimana kita tau bahwa softskill itu penting guna membentuk kepribadian yang dibutuhkan saat kita bekerja kelak. Tetapi mata kuliah ini yang sangat di anggap rendah dari banyak kalangan mahasiswa, termasuk saya.

Walau saya menyadari bahwa untuk berkomunikasi dengan baik atau mempresentasikan suatu materi kepada teman-teman di depan kelas saja saya masih gugup. Banyak pikiran-pikiran negatif yang selalu muncul di pikiran saya. Kadang saya berpikir takut salah dalam bertutur kata, takut salah dalam menjelaskan, takut ini, takut itu, dan banyak ketakutan-ketakutan yang sebenarnya itu bisa di hilangkan jika kita percaya diri.

Berbagai blog telah saya baca dan seminar pun sudah saya ikuti untuk membangkitkan semangat diri saya, dan saya mendapatkan banyak hal tentang softskill, seperti mengajarkan kita untuk mampu berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain, bekerja sama dakam suatu kelompok, pengendalian emosi dalam diri, memanajemen waktu, selalu berpikir positif dan masih banyak lagi.

Saya berharap dosen yang mengajar softskill bisa membangkitkan semangat, memberikan motivasi serta menambah kepercayaan diri. Dan saya sangat berterima kasih dengan Ibu Ira Phajar Lestari karena semangat beliau yang ingin memotivasi saya dan teman-teman di kelas untuk belajar yang tidak di ajarkan oleh dosen softskill sebelumnya. 

Menurut saya beliau adalah sosok dosen yang multitalent yang bisa mengatur waktunya sedemikian rupa sehingga kerjaan, tugas, dan profesi apapun bisa ia lakoni dengan baik. Saya ingin mencontoh bagaimana beliau memanaj waktu yang singkat menjadi bermanfaat.
Sekian kata-kata dari saya yang ingin saya sampaikan kepada ibu dosen. Semoga ibu tidak bosan untuk mengajar kami selaku mahasiswa yang belum tau apa-apa ini.

Wassalam.

Kamis, 02 Oktober 2014


Hewan - Hewan Purba Yang Masih Hidup Di Zaman Ini !

1. Kera (Gigantopithecus)
adalah kera terbesar yang pernah ditemukan hingga saat ini. Tinggi mereka diperkirakan mencapai sekitar 3 meter. Mereka ditemukan di beberapa wilayah di asia, termasuk China. Gigantopithecus hidup pada akhir periode Tersier sampai awal periode Kuarter. Gigantopithecus adalah omnivora, memakan bambu dan tanaman lain.
Gigantopithecus ditemukan pertama kali tahun 1935, ketika seorang paleontolog Jerman menemukan fosil gigi yang dijual di toko obat China. Ia tahu bahwa gigi itu berasal dari primata yang belum teridentifikasi. Ada teori bahwa Gigantopithecus ini masih hidup sampai sekarang. Beberapa orang percaya bahwa hewan ini adalah yeti atau manusia salju yang katanya hidup di Himalaya.







2. Buaya (Super Croc) 
Super Croc adalah nama lain dari buaya super jumbo ini. Bagaimana tidak, dengan panjang sekitar 11-13 meter (40 kaki) dan memiliki berat sekitar 8 ton, menjadikan Super Croc dianggap nenek moyang para buaya. Diperkirakan Super Croc hidup sekitar 110 juta tahun lalu. Yaitu, pada Zaman Kapur Tengah, semasa dengan para dinosaurus.
 Dikenal sebagai predator paling ganas di era Jurassic, Super Croc dapat bergerak dengan kecepatan mengagumkan, sekitar 40-60 km/jam. Tidak hanya handal mengejar buruannya di dalam air, buaya ganas ini mampu melakukan hal sama baiknya di daratan. Mengoyak mangsa dengan deretan gigi-gigi besar dan tajam berjumlah lebih dari 100.
Dengan tubuh ekstra besar, Super Croc memangsa segala jenis hewan, termasuk dari jenis dinoasurus yang juga berukuran sama besar. Boleh dibilang, Super Croc adalah predator berdarah dingin. Pembantai utama hewan-hewan jaman prasejarah, baik di air maupun di daratan. Momok yang ditakuti dan dihindari.
Tidak seperti lazimnya buaya saat ini, Super Croc punya moncong super panjang dan dipenuhi dengan gigi seri besar. Para ahli berasumsi bahwa ini mengindikasikan Super Croc mampu memakan ikan dalam jumlah yang besar.
Pada ujung moncong, terlindung rongga besar di bawah lubang hidung. Diduga, ini sebagai kamuflase dari indera penciuman yang disempurnakan. Selain itu, soket mata Super Croc terletak miring ke atas, berbeda dengan buaya-buaya sekarang.



3. Ikan Hiu

Megalodon adalah spesies ikan hiu purba raksasa yang hidup sekitar 20 hingga 1,2 juta tahun lalu. Hiu ini berukuran lebih besar dari sebuah kapal pesiar. Namanya sendiri berarti "gigi yang besar". Hewan ini termasuk jenis hiu perairan dalam yang jarang naik ke permukaan kecuali untuk mencari mangsa.
Isu yang tersebar, meski hiu ini belum pernah ditemukan dalam keadaan hidup, banyak di antara kalangan ilmuwan berpendapat bahwa hiu ini masih hidup, dan termasuk fosil hidup. Keturunan dekat hiu ini adalah hiu putih.




4. Rusa
Rusa raksasa ini hidup di jaman es (Ice Age) sekitar 7.700 sampai 10.500 yang lalu, fosilnya banyak ditemukan di daerah Irlandia, sebagian wilayah Eropa hingga Asia tengah. Tingginya bisa mencapai 2.5 meter dan tanduk rusa jantan tumbuh luar biasa besarnya mencapai lebar 4 meter. Berat tubuhnya antara 400 - 500 kg. Hewan ini punah bersamaan dengan berakhirnya jaman es.










5. Pinguin
Penguin seukuran manusia ini hidup sekitar 35 juta tahun lampau di Amerika selatan, dan mereka tidak memerlukan es untuk bertahan hidup !! Diperkirakan mereka bermigrasi ke daerah kathulistiwa yg lebih panas dan tiada es disekitar Peru masa kini. Fosilnya sendiri ditemukan di gurun Atacama, Peru.
Tingginya mencapai 1.5 meter (4.5 ft) dan panjang paruhnya mencapai 0.3 meter (1 ft).




6. Ular
Titanoboa yang hidup sekitar 60 hingga 58 juta tahun yang lalu pada periode Paleosen. Ular ini termasuk ke dalam ular yang tak berbisa. Satu-satunya spesies dalam genus ini yang diketahui adalah Titanoboa cerrejonensis. Titanoboa cerrejonensis memiliki panjang 13 m dengan massa lebih dari 1.100 kg, dan memiliki lebar 100cm. Fosil 28 Titanoboa cerrejonensis ditemukan di tambang batu bara Cerrejón di Kolombia utara tahun 2009. 





7. Semut
Sejauh ini adalah spesies semut terbesar yg pernah dilaporkan, hidup didasar hutan hujan di daratan Eocene (benua purba) sekitar 44 - 49 juta tahun lampau. Semut pekerja tumbuh hingga sepanjang 3 cm, sedangkan semut ratu panjangnya mencapai 5.5 cm dan lebar sayapnya 13 cm. Mereka tidak memiliki sengat dan hanya mengandalkan semprotan cairan asam (acid) untuk pertahanan diri, dan hidup berkoloni seperti semut masa kini. Semut ini adalah karnivora yg kemungkinan memakan apa saja yg lewat didepan mereka, mirip dgn semut tentara sekarang.
Fosil Formicium giganteum ditemukan di Messel dan Eckfeld Maar, Jerman.



8. Capung
Meganeura monyi adalah capung presejarah yang hidup dijaman Carboniferous (300 juta tahun lampau), mirip dan berhubungan dengan capung masa sekarang tapi dengan ukuran yang berbeda. Dengan lebar sayap dari ujung ke ujung lebih dari 75 cm (2 ft), ini adalah spesies serangga terbang terbesar yang pernah hidup dimuka bumi. Meganeura adalah makhluk predator, memangsa amphibi kecil dan serangga lainnya. Fosilnya banyak ditemukan di Perancis dan Inggris.



9. Laba - laba
Menurut Paul Selden, direktur Institut Paleontologi di University of Kansas, ia bersama anggota timnya telah menemukan fosil laba-laba terbesar. Fosil tersebut ditemukan di dalam abu vulkanik purba yang terletak di Mongolia, tempat bersemayamnya fosil Daohugoa. Laba-laba baru ini, yang diberi nama Nephila Jurassica, memiliki panjang sekitar dua inci dan hidup di Pertengahan Jurassic sekitar 165 juta tahun yang lalu.

Dipublikasikan dalam Biology Letters, Selden dan timnya mengatakan bahwa laba-laba ini hidup di iklim yang lebih tropis daripada tempat di mana ia ditemukan saat ini, menunjukkan bahwa kawasan tersebut telah mengalami perubahan iklim yang besar. Mereka meyakini bahwa laba-laba ini berasal dari Pangea (superbenua). Nephila jurassica, seperti halnya laba-laba di masa modern, tinggal di dalam jaring, yang mungkin terletak di dalam hutan terbuka atau dekat dengan sumber air.

Hingga penemuan ini, fosil genus Nephila tertua adalah berusia 34 juta tahun, membuat fosil ini beserta asal usul laba-laba Nephila jauh lebih tua dari yang diperkirakan. Meskipun fosil laba-laba ini adalah yang terbesar yang pernah ditemukan, tapi bukanlah yang tertua. Fosil laba-laba lain yang ditemukan berusia 310 juta tahun (Eocteniza silvicola dan Protoctenzia Britannica), namun bukan genus Nephila.

Pemintal laba-laba ini, atau organ pemintalan sutra, yang terlihat pada kaki fosilnya, menunjukkan bahwa ia mampu memutar luas jaringnya, tahan lama hingga mampu menangkap berbagai serangga. Laba-laba Nephila yang lebih besar saat ini, bertumbuh hingga panjang kakinya mencapai empat atau lima inci, mampu memintal jaring yang bahkan cukup kuat untuk menjebak burung kecil dan kelelawar.



YANG TERAKHIR MILIK DARI NEGARA KITA.... :)

10. KOMODO  

Megalania adalah kadal sejati terbesar yang pernah ada.Itu sekitar tiga kali besar Komodo di Nusa

ARTIKEL 2 "KABUT ASAP"

Nama : Tengku Wardah
NPM : 18113846
Kelas : 2KA13
MatKul. : Teori Organisasi Umum 1#
KABUT ASAP
Aku berasal dari salah satu kabupaten kecil di Riau. Kabupaten Siak, itulah namanya. Kota kecil yang indah nan asri. Yang memiliki banyak tempat bersejarah dan di jadikan tempat wisata bagi penduduk lokal hingga mancanegara.

Riau adalah adalah salah satu provinsi terkaya di Indonesia, karena sumber daya alamnya didominasi oleh sumber alam, seperti minyak bumi, gas alam, karet, kelapa sawit, dan perkebunan serat. Tetapi, penebangan hutan yang merajalela telah mengurangi luas hutan dengan maksud untuk membuka kebun-kebun kelapa sawit dan produksi kertas sehingga menyebabkan kabut asap yang sangat mengganggu provinsi ini setiap tahunnya, dan menjalar ke negara-negara tetangga seperti singapur dan malaysia.

Untuk teman-teman yang belum pernah ke Riau dan merasakan gimana kabut asap serta dampak negatif yang dihasilkan oleh kabut asap itu, aku akan menshare kepada teman-teman tentang hal tersebut. Berikut dampak negatifnya yang saya kutip dari beberapa sumber lain.
  1. Menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan
  2. Memperburuk penyakit asma dan penyakit paru-paru kronis lainnya
  3. Kemampuan kerja paru-paru menjadi berkurang sehingga orang mudah lelah dan kesulitan bernapas
  4. Kemampuan paru-paru dan saluran pernapasan berkurang dalam menghadapi infeksi
  5. Sangat rentan bagi yang berusia lanjut dan anak-anak yang punya penyakit kronik dengan daya tahan tubuh rendah, serta wanita yang sedang hamil untuk mendapati gangguan kesehatan
  6. Infeksi Saluran Pernspasan Akut atau sering disebut dengan ISPA lebih mudah terjadi, terutama karena ketidakseimbangan daya tahan tubuh.
Bagaimana? Mungkin bagi teman-teman yang belum pernah merasakan dan hidup di sana tidak tau bahwa point-point di ataslah dampak dari kabut asap yang menyelimuti kota-kota di Riau. Kemudian, apa menanggulangannya? Apakan pemerintah hanya diam saja?
Tidak, dengan beberapa penanggulangan yang di berikan oleh pemerintah setempat seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan, Prof. Tjandra Yoga Aditama ikut serta dalam musibah ini.
Beberapa himbauan yang di sarankan oleh beliau untuk masyarakat Riau untuk melindungi resiko gangguan kesehatan akibat kabut asap adalah sebagai berikut.
  1. Menghindari dan mengurangi aktivitas di luar rumah/gedung
  2. Jika terpaksa pergi keluar rumah/ gedung maka sebaiknya menggunakan masker
  3. Minumlah air putih lebih banyak dan lebih sering
  4. Bagi yang mempunyai gangguan paru-paru dan jantung, mintalah nasehat dokter yang bersangkutan untuk menambah perlindungan sesuai kondisi
  5. Lakukan prilaku hidup bersih sehat, seperti makanan bergizi, jangan merokok, dan istirahat yang cukup
  6. Penampungan air dan makanan harus terlindungi dengan baik.
Sekian artikel ini, semoga bermanfaat yaa
Nama : Tengku Wardah
NPM : 18113846
Kelas : 2KA13
MatKul. : Teori Organisasi Umum 1#

Saya Tengku Wardah, biasa di panggil Aida. Awalnya saya tidak terlalu memikirkan mata kuliah softskill, karena softskill ini adalah satu-satunya mata kuliah yang dosennya jarang masuk, pelajarannya begitu santai, tugas hanya di kirim via email dan bertatap muka dengan dosen pun bisa dihitung dengan jari.
Tetapi kembali lagi ke konsep dasar softskill itu sendiri, Gunadarma mengadakan mata kuliah softskill itu sebenarnya untuk apa? Mungkin cuma sebagian kecil dosen yang mengerti dan mengajarkan kepada mahasiswanya. Sebagaimana kita tau bahwa softskill itu penting guna membentuk kepribadian yang dibutuhkan saat kita bekerja kelak. Tetapi mata kuliah ini yang sangat di anggap rendah dari banyak kalangan mahasiswa, termasuk saya.
Walau saya menyadari bahwa untuk berkomunikasi dengan baik atau mempresentasikan suatu materi kepada teman-teman di depan kelas saja saya masih gugup. Banyak pikiran-pikiran negatif yang selalu muncul di pikiran saya. Kadang saya berpikir takut salah dalam bertutur kata, takut salah dalam menjelaskan, takut ini, takut itu, dan banyak ketakutan-ketakutan yang sebenarnya itu bisa di hilangkan jika kita percaya diri.
Berbagai blog telah saya baca dan seminar pun sudah saya ikuti untuk membangkitkan semangat diri saya, dan saya mendapatkan banyak hal tentang softskill, seperti mengajarkan kita untuk mampu berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain, bekerja sama dengan kelompok lain, pengendalian emosi dalam diri, memanajemen waktu, selalu berpikir positif dan masih banyak lagi.
Saya berharap dosen yang mengajar softskill bisa membangkitkan semangat, memberikan motivasi serta menambah kepercayaan diri. Dan saya sangat berterima kasih dengan Ibu Ira Phajar Lestari karena semangat beliau yang ingin memotivasi saya dan teman-teman di kelas untuk belajar yang tidak di ajarkan oleh dosen softskill sebelumnya.
Sekian kata-kata dari saya yang ingin saya sampaikan kepada ibu dosen. Semoga ibu tidak bosan untuk mengajar kami selaku mahasiswa yang belum tau apa-apa ini.
Wassalam.