Minggu, 09 November 2014

RESUME PROSES YANG MEMENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI

RESUME KELOMPOK 3

PROSES YANG MEMENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN
DALAM ORGANISASI


Pengambilan keputusan dalam organisasi itu adalah hasil proses komunikasi dan partisipasi dari organisasi secara keseluruhan yang melibatkan sebanyak-banyaknya pihak yang terkait. Jadi, pengambilan keputusan ini sangat dibutuhkan dalam suatu organisasi yang mencakup kegiatan identifikasi masalah, perumusan masalah, dan pemilihan alternatif keputusan. 
 
Dalam hal ini si pembuat keputusan sangat berpengaruh dalam jalannya proses pengambilan keputusan. Dan salah satu faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan itu adalah profesi si pembuat keputusan. Mengapa demikian? Kita lihat di daerah yang terpencil yang masih di pimpin oleh kepala suku. Masyarakat akan mengikuti semua hasil keputusan yang diambil oleh kepala suku karena profesinya yang paling tinggi di masyarakat tersebut. Profesi dalam proses pengambilan keputusan sangat diperlukan dalam suatu organisasi. Karena semakin tinggi jabatan dalam sebuah organisasi semakin layak untuk mengambil keputusan. 
 
Ada 5 tipe-tipe pengambilan keputusan dalam organisasi, yaitu:
  1. Tipe Ideal, yaitu pembuat keputusan yang menggunakan seluruh kemampuannya untuk menyelesaikan masalah sendiri tanpa ada campur tangan dari pihak lain karena ia yakin dengan potensi yang ia miliki.

    Contohnya seperti manajer yang perfectionist. Kelebihan dari tipe ini tentunya sangat cepat dalam menyelesaikan masalah. Tetapi tidak adanya rasa demokrasi sehingga pihak lain hanya mengikuti hasil keputusan si pembuat saja.

  2. Tipe Receptive, yaitu pembuat keputusan yang senang jika ada pihak lain yang memberikan rumusan singkat atas masalah tersebut.
    Kita bisa mencontohkannya dalam sebuah musyawarah. Saat kita ingin mengambil keputusan, kita memerlukan suara, aspirasi dan pendapat dari banyak pihak agar saat si pembuat keputusan telah mengambil keputusan semua pihak yang bersangkutan merasa tidak dirugikan atas pengambilan keputusan tersebut.

  3. Tipe Exploitative, yaitu si pebuat keputusan yang senang dalam hal-hal baru tetapi ia berusaha mendapatkannya dengan cara yang tidak baik atau bersifat pemeras.
    Kita bisa mencontohkan seperti VOC. Tujuan VOC membuat jalan dari Anyer ke Panarukan itu memang terlihat positif, tetapi ia memperkerjakan rakyat Indonesia secara paksa. 
     
  4. Tipe Hoarding, yaitu pembuat keputusan yang menyimpan keputusan itu sendiri tanpa memberitahukan kepada orang lain.
    Contoh tipe ini seperti koruptor. 
     
  5. Tipe Marketing, atau biasa di sebut pemasaran artinya si pembuat keputusan hanya berorientasi dalam hal bagaimana mendapatkan peluang yang menguntungkan.

    dalam tipe ini kita bisa mengambil contoh pedagang kelas kakap yang sudah memiliki banyak pengalaman dalam hal tersebut.
Berikut pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada kelompok 3.
  1. Apa saja faktor-faktor yang memengaruhi pengambilan keputusan dalam organisasi?
Jawab: Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pengambilan keputusan yaitu kematangan individu, voting, dan hasil musyawarah sangat diperlukan.


  1. Apa aplikasi yang dilakukan dalam tipe marketing dan bagaimana caranya?
Jawab: pembuat keputusan yang bertipe marketing selalu memfokuskan pada kesempatan yang menguntungkan. Dengan beberapa cara ia masukkan ke dalam strategi perusahaannya. Kita ambil contoh perusahaan indofood yang memproduksi mie instant bermerk indomie. Indomie membuat strategi dengan cara melakukan inovasi baru agar konsumen tidak bosan dan berpindah ke lain hati, ia meluncurkan berbagai macam rasa seperti indomie rasa rendang, lamongan, dan lain-lain. Ini adalah salah satu hasil keputusan perusahaan indofood supaya mendapatkan dan menarik konsumen sehingga perusahaan ini tetap mempertahankan pendapatannya.


  1. Apakah tipe pemeras itu? Dan berikan contohnya.
Jawab : tipe pemeras atau exploitative yaitu pembuat keputusan yang menyukai ide-ide baru tetapi ia berusaha mendapatkannya dari pihak lain dengan cara yang tidak baik. Contohnya adalah VOC dan Mafia.


Kesimpulannya adalah pengambilan keputusan harus diambil secara matang karena akan berfungsi untuk memecahkan suatu masalah di sebuah organisasi. Oleh karena itu perlu adanya musyawarah dan pencarian alternatif keputusan untuk memecahkan masalah tersebut.

Nama : Tengku Wardah
NPM  : 18113846
Kelas :  2KA13
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar