Kamis, 15 Oktober 2015

PERANAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA

NAMA           :  TENGKU WARDAH
NPM              : 18113846
KELAS          : 3KA13
MATA KULIAH  :  BAHASA INDONESIA 1#
                                                                                            
PERANAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA

PENGERTIAN BAHASA

     Bahasa (dari bahasa Sanskerta भाषा, bhāṣā) adalah kapasitas khusus yang ada pada manusia untuk memperoleh dan menggunakan sistem komunikasi yang kompleks. Kajian ilmiah terhadap bahasa disebut dengan linguistik.

Menurut para ahli bahasa adalah :

Pengertian Bahasa menurut (Depdiknas, 2005 : 3) bahasa pada hakikatnya adalah ucapan pikiran dan perasaan manusia secara teratur, yang mempergunakan bunyi sebagai alatnya.

Pengertian Bahasa menurut Harun Rasyid, Mansyur dan Suratno (2009 : 126) bahasa merupakan struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yang menyimpulkan suat tujuan.

Pengertian Bahasa menurut Plato bahasa pada dasarnya adalah pernyataan pikiran seseorang dengan perantara onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cermin dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut.

Pengertian Bahasa menurut Bill Adams bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjektif.

     Secara singkat dapat dikatakan fungsi bahasa sebagai berikut.

  1.   Sebagai alat berkomunikasi
  2. Sebagai alat penyampaian rasa santun
  3. Sebagai penyampaian rasa keakraban dan hormat
  4. Sebagai alat pengenalan diri
  5. Sebagai alat penyampaian solidaritas
  6. Sebagai alat penopang kemandirian bangsa
  7. Sebagai alat penyalur uneg-uneg
  8. Sebagai cermin peradaban bangsa


KEDUDUKAN DAN FUNGSI BAHASAINDONESIA SECARA UMUM

     Kita tahu bahwa bahasa sebagai alat komunikasi lingual manusia, baik secara
terlisan maupun tertulis. Ini adalah fungsi dasar bahasa yang tidak dihubungkan
dengan status dan nilai-nilai sosial. Setelah dihubungkan dengan kehidupan sehari- hari, yang di dalamnya selalu ada nilai-nilai dan status, bahasa tidak dapat ditinggalkan. Ia selalu mengikuti kehidupan manusia sehari-hari, baik sebagai manusia anggota suku maupun anggota bangsa. Karena kondisi dan pentingnya bahasa itulah, maka ia diberi ‘label’ secara eksplisit oleh pemakainya yang berupa kedudukan dan fungsi tertentu.

     Kedudukan dan fungsi bahasa yang dipakai oleh pemakainya ( masyarakat
bahasa) perlu dirumuskan secara eksplisit, sebab kejelasan ‘label’ yang diberikan akan mempengaruhi masa depan bahasa yang bersangkutan. Pemakainya akan menyikapinya secara jelas terhadapnya. Pemakaiannya akan memperlakukannya sesuai dengan ‘label’ yang dikenakan padanya.

     Di pihak lain, bagi masyarakat yang dwi bahasa (dwilingual), akan dapat
‘memilah-milahkan’ sikap dan pemakaian kedua atau lebih bahasa yang
digunakannya. Mereka tidak akan memakai secara sembarangan. Mereka bisa
mengetahui kapan dan dalam situasi apa bahasa yang satu dipakai, dan kapan dan dalam situasi apa pula bahasa yang lainnya dipakai. Dengan demikian
perkembangan bahasa itu akan menjadi terarah. Pemakainya akan
berusaha mempertahankan kedudukan dan fungsi bahasa yang telah disepakatinya dengan, menyeleksi unsur-unsur bahasa lain yang ‘masuk’ ke dalamnya. Unsur-unsur yang dianggap menguntungkannya akan diterima, sedangkan unsur-unsur yang dianggap merugikannya akan ditolak.

     Sehubungan dengan itulah maka perlu adanya aturan untuk menentukan kapan, misalnya, suatu unsur lain yang mempengaruhinya layak diterima, dan kapan seharusnya ditolak. Semuanya itu dituangkan dalam bentuk kebijaksanaan pemerintah yang bersangkutan. Di negara kita itu disebut Politik Bahasa Nasional, yaitu kebijaksanaan nasional yang berisi perencanaan, pengarahan, dan ketentuan-ketentuan yang dapat dipakai sebagai dasar bagi pemecahan keseluruhan masalah bahasa.

     Dalam Konteks ini, bahasa yang kita gunakan adalah bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia memiliki beberapa fungsi-fungsi secara umum diantaranya adalah:

a.       Sebagai bahasa Negara dan pemersatu bangsa

            Bahasa Indonesia memiliki kedudukan yang sangat penting di Negara karena merupakan salah satu dari ikrar sumpah pemuda tahun 1928 yang berbunyi Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Bersumber dari hal tersebut, Bahasa Indonesia juga memiliki fungsi sebagai pemersatu bangsa yakni berarti kedudukan yang dimiliki lebih tinggi daripada bahasa-bahasa daerah yang ada di Indonesia.
            Indonesia memiliki beragam budaya dan bahasa, untuk itu bahasa pemersatu diperlukan agar hubungan komunikasi antar satu dengan yang lain tidak terhambat.
Sebagai contoh, misalnya seorang pejabat daerah Manado mendapat tugas dinas di Jakarta aan tetapi dia tidak bisa mengunakan bahasa Indonesia dan dia hanya menguasai bahasa daerah manado. Tentu ketika dia telah tiba di Jakarta, tidak semua orang Jakarta dapat mengerti apa yang dia bicarakan karena di Jakarta berbagai suku dan budaya ada. Pejabat tersebut harus menggunakan bahasa Indonesia agar hubungan komunikasi dalam perjalan dinasnya tidak mengalami hambatan.

b.      Sebagai Alat komunikasi

             Seperti yang telah dijelaskan dalam point pertama tadi. Bahasa Indonesia tidak akan luput daripada fungsi komunikasi. Karena komunikasi adalah hal yang paling utama diperlukan saat menjalin hubungan dengan orang lain.
Contohnya adalah kita berbicara bahasa Indonesia kepada guru atau dosen kita. Bahasa Indonesia dapat menjadi alat yang membantu kita menyampaikan ide, gagasan, dan pemikiran kita.

c.       Sebagai penunjuk identitas diri

            Berkaitan dengan point kedua, Bahasa Indonesia merupakan alat menyampaikan gagasan dan pemikiran kita kepada orang lain sehingga dalam hal ini dapat dikatakan bahwa bahasa juga sebagai penunjuk identitas diri. Dari cara berpikir kita, tata bahasa yang kita gunakan serta idea pa saja yang telah kita tuangkan menggunakan bahasa Indonesia dapat menggambarkan identitas diri kita.
            Seperti contoh yang baru-baru ini marak beredar adalah bahasa ala Vicky prasetyo. Vicky menggunakan istilah-istilah bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris yang tidak lazim digunakan sehingga menimbulkan keanehan seperti istilah konspirasi kemakmuran, labil ekonomi dsb. Akan tetapi, di sisi lain kita jadi mengetahui bagaimana sosok Vicky sebenarnya. Seperti apa cara berpikirnya dan bagaimana tata bahasanya.

d.      Sebagai alat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi

            Dalam dunia pendidikan di Indonesia, Bahasa Indonesia menjadi salah satu materi yang wajib diajarkan mulai dari tingkat paling rendah hingga tingkat perguruan tinggi. Hal itu terjadi karena Bahasa Indonesia merupakan alat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

            Diluar sana, banyak buku-buku yang menjadi sumber pengetahuan menggunakan bahasa Indonesia. Di sisi lain, sebagai syarat kelulusan mahasiswa perguruan tinggi juga harus menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar untuk membuat suatu perkembangan ilmu pengetahuan dengan sebuah ide yang menggunakan bahasa Indonesia kemudian dipaparkan dalam bentuk tulisan ilmiah.

Minggu, 14 Juni 2015

STRUKTUR DAN DESAIN KEPEMIMPINAN

NAMA :     TENGKU WARDAH
NPM    :      18113846
KELAS:     2KA13

“STRUKTUR DAN DESAIN KEPEMIMPINAN”

A.    KEPEMIMPINAN

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh dari pemimpin kepada pengukutnya untuk mencapai tujuan organisasi.  Kepemimpinan adalah melakukannya dalam kerja dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin,dll. 


Ada beberapa sebab seseorang menjadi pemimpin, antara lain :

1.    Seseorang ditakdirkan lahir untuk menjadi pemimpin. Seseorang menjadi pemimpin melalui usaha penyiapan dan pendidikan serta didorong oleh kemauan sendiri.
2.    Seseorang menjadi pemimpin bila sejak lahir ia memiliki bakat kepemimpinan kemudian dikembangkan melalui pendidikan dan pengalaman serta sesuai dengan tuntutan lingkungan.
Untuk mengenai persyaratan kepemimpinan selalu dikaitkan dengan kekuasaan, kewibawaan, lingkungan dan kemampuan.

Berikut ini adalah beberapa jenis tipologi dari kepemimpinan :

Tipologi kepemimpinan ada 5 yaitu
  • Tipe Otokratis: Seorang pemimpin yang otokratis adalah pemimpin yang memiliki kriteria atau ciri sebagai berikut: Menganggap organisasi sebagai pemilik pribadi, Mengidentikkan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi, Menganggap bawahan sebagai alat semata-mata, Tidak mau menerima kritik, saran dan pendapat, Terlalu tergantung kepada kekuasaan formalnya, Dalam tindakan pengge-rakkannya sering mempergunakan pendekatan yang mengandung unsur paksaan dan bersifat menghukum.

  • Tipe Militeristis: Perlu diperhatikan bahwa yang dimaksud dari seorang pemimpin tipe militerisme berbeda dengan seorang pemimpin organisasi militer. Pemimpin yang bertipe militeristis adalah seorang pemimpin yang memiliki sifat-sifat yang bergantung pada pangkat dan terlalu formalitas yang berlebih-lebih serta dituntut sopan santun yang tinggi.

  • Tipe Paternalistis: Seorang pemimpin yang tergolong sebagai pemimpin yang paternalistis ialah seorang yang memiliki ciri sebagai berikut : menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa, bersikap terlalu melindungi (overly protective), jarang memberikan bawahannya kesempatan berpendapat, mengeluarkan inisiatif, dan selalu bersikap maha tau.

  • Tipe Karismatik: Umumnya diketahui bahwa pemimpin yang demikian mempunyai daya tarik yang amat besar dan karenanya pada umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya sangat besar, meskipun para pengikut itu sering pula tidak dapat menjelaskan mengapa mereka menjadi pengikut pemimpin itu.

  • Tipe Demokratis: Pengetahuan tentang kepemimpinan telah membuktikan bahwa tipe pemimpin yang demokratislah yang paling tepat untuk organisasi modern. Hal ini terjadi karena tipe kepemimpinan ini memiliki karakteristik sebagai berikut : dalam proses penggerakan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia itu adalah makhluk yang termulia di dunia, selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dengan kepentingan dan tujuan pribadi dari pada bawahannya, senang menerima saran, pendapat, dan bahkan kritik dari bawahannya, selalu berusaha mengutamakan kerjasama dan teamwork dalam usaha mencapai tujuan, ikhlas memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada bawahannya untuk berbuat kesalahan yang kemudian diperbaiki agar bawahan itu tidak lagi berbuat kesalahan yang sama, tetapi lebih berani untuk berbuat kesalahan yang lain, selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses daripadanya, dan berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin. menjadi pemimpin yang demokrasi adalah yang paling susah karena tipe kepemimpinan ini yang paling ideal.

B. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPEMIMPINAN

  • Faktor Internal: Sebagai seorang pemimpin tentu memiliki karakter unik yang membedakan dia dengan orang lain. Keunikan ini tentu akan berpengaruh pada pandangan dan cara ia memimpin. Ada karakter bawaan yang menjadi ciri pemimpin sebagai individu, ada kompetensi yang terbentuk melalui proses pematangan dan pendidikan.

  • Faktor Eksternal: adalah faktor bawahan dan situasi. Faktor bawahan adalah faktor yang disebabkan oleh karakter bawahan, di dalamnya terkait dengan status sosial, pendidikan, pekerjaan, harapan, agama dll. Faktor-faktor itu tentu akan menentukan bagaimana pemimpin mengatur dan mempengaruhinya.

Jumat, 01 Mei 2015

"KERJASAMA DALAM KELOMPOK"

     Kerjasama dalam kelompok atau bisa disebut dengan teamwork, yang di artikan dalam bentuk kerja kelompok dengan keterampilan yang salingmelengkapi serta berkomitmen untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya untuk mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencapai tujuan bersama.

     Prinsip yang harus di pegang oleh anggota dalam sebuar kelompok dalam proses kerjasama tersebut adalah, "yang kuat menguatkan, yanglemah dikuatkan". Prinsip tersebut harus dipegang oleh masing-masing anggota dengan maksud agar semua anggota dapat terangkul menjadi satu, dapat merasakan apa yang dirasakan orang lain serta dapat memberi solusi bagi suatu permasalahan. Membangun sebuat tim yang efektif yaitu dengan menjadikan apa yang dikerjakan bernilai, meningkatkan kompetensi tim, bersinergi, penyelesaian konflik dan manajemen yang baik serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tanpa menggurui satu dengan yang lain.

Jenis Teamwork

Dalam teamwork terdiri dari 6 (enam) jenis, yaitu:
1)   Tim Formal 
Tim formal adalah sebuah tim yang dibentuk oleh organisasi sebagai bagian dari struktur organisasi formal.
2)   Tim Vertikal 
Tim vertikal adalah sebuah tim formal yang terdiri dari seorang manajer dan beberapa orang bawahannya dalam rantai komando organisasi formal.
3)   Tim Horizontal 
Tim horizontal adalah sebuah tim formal yang terdiri dari beberapa karyawan dari tingkat hirarki yang hampir sama tapi berasal dari area keahlian yang berbeda.
4)   Tim dengan Tugas Khusus 
Tim dengan tugas khusus adalah sebuah tim yang dibentuk diluar organisasi formal untuk menangani sebuah proyek dengan kepentingan atau kreativitas khusus.
5)   Tim Mandiri 
Tim Mandiri adalah sebuah tim yang terdiri dari 5 hingga 20 orang pekerja dengan beragam keterampilan yang menjalani rotasi pekerjaan untuk menghasilkan sebuah produk atau jasa secara lengkap, dan pelaksanaannya diawasi oleh seorang annggota terpilih. 
6)   Tim Pemecahan Masalah
Tim pemecahan masalah adalah biasanya terdiri dari 5 hingga 12 karyawan yang dibayar perjam dari departemen yang sama, dimana mereka bertemu untuk mendiskusikan cara memperbaiki kualitas, efisiensi, dan lingkungan kerja.

Pengambilan Keputusan

NAMA                : TENGKU WARDAH
NPM                    : 18113846
KELAS               : 2KA13



PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pengambilan keputusan dalam organisasi merupakan hasil proses komunikasi dan partisipasi dari organisasi secara keseluruhan yang melibatkan sebanyak-banyaknya pihak yang terkait. Pengambilan keputusan ini sangat dibutuhkan dalam suatu organisasi yang mencakup kegiatan identifikasi masalah, perumusan masalah, dan pemilihan alternatif keputusan.
Keputusan adalah suatu pilihan yang di ambil diantara satu atau lebih pilihan lain yang tersedia.

 Hal ini berkaian dengan fungsi manajemen. Menurut  Herbert A. Simon, ahli teori kepufusan dan organisasi mengonseptualisasikan tiga tahap utama dalam proses, pengambilan keputusan. Dan definisnya sebagai berikut :
a) Aktivitas inteligensi. Berasal dari pengertian militer "intelligence," Simon mendeskripsikan tahap awal ini sebagai penelusuran kondisi lingkungan yang memerlukan pengambilan keputusan.
b) Aktivitas desain. Selama tahap kedua, mungkin terjadi tindakan penemuan, pengembangan, dan analisis masalah.
c)   Aktivitas memilih. Tahap ketiga dan terakhir ini merupakan pilihan sebenarnya-memilih   tindakan tertentu dari yang tersedia.

Keputusan dapat diambil dengan cara individual & kelompok, individual contohnya seperti pengambilan keputusan yang diambil oleh manager saja tanpa adanya rapat kerja atau diskusi. Sedangkan kelompok merupakan pengambilan keputusan yang prosesnya melalui hasil dari rapat atau diskusi bersama.

Dengan keputusan yang berbeda, beberapa tipe dasar pemikiran harus dikembangkan untuk menetapkan siapa saja yang memiliki tanggung jawab untuk membuat keputusan dalam organisasi.
Pemikiran tersebut didasarkan pada dua faktor berikut :
  1. Sejauh mana keputusan yang diambil akan mempengaruhi pihak lain.
  2. Tingkat manajemen.
Keputusan yang diambil mungkin hanya memiliki sedikit pengaruh terhadap organisasi secara umum, tetapi bisa saja sebaliknya. Semakin banyak pengaruh keputusan yang diambil terhadap organisasi tersebut, semakin vital keputusan tersebut. Tingkatan pada manajemen menuntuk pada manajemen tingkat bawah, menengah, dan atas. Dasar pemikiran untuk menentukan siapa yang akan mengambil keputusan adalah semakin besar pengaruh keputusan yang diambil terhadap organisasi (yang artinya semakin vital keputusan tersebut) maka semakin tinggi tingkatan manajer yang bertanggung jawab atas pengambilan keputusan tersebut.

Proses pengambilan keputusan
Proses pengambilan keputusan didefinisikan sebagai langkah yang diambil oleh pembuat keputusan untuk memilih alternatif yang tersedia. Adapun langkah sistematis yang harus dilakukan dalam proses pengambilan keputusan adalah sebgai berikut :
  1. Mengidentifikasi atau mengenali masalah yang dihadapi
  2. Mencari alternatif perusahaan bagi masalah yang dihadapi
  3. Memilih alternatif yang paling efisien dan efektif untuk memecahkan masalah
  4. Melaksanakan alternatif tersebut
  5. Mengevaluasi apakah alternatif yang dilaksanakan berhasil dan sesuai dengan yang diharapkan.

Dengan cara melakukan proses seperti di atas pengambilan keputusan dalam organisasi akan berjalan baik dan akan mendapat hasil yang baik pula.

-SEKIAN-

Sabtu, 28 Maret 2015

"KERJASAMA DALAM KELOMPOK"

NAMA : TENGKU WARDAH
NPM   : 18113846
KELAS: 2KA13



"KERJASAMA DALAM KELOMPOK"    


 Kerjasama dalam kelompok atau bisa juga disebut teamwork adalah bentuk kerjasama dalam kelompok dengan keterampilan yang saling melengkapi serta berkomitmen untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya untuk mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencapai tujuan bersama.

     Beberapa ahli mengatakan bahwa dalam suatu kelompok terdapat ciri – ciri, yaitu :
1)   Terdiri dari 2 orang atau lebih
2)   Adanya interaksi yang terus menerus
3)   Adanya pengembangan identitas kelompok
4)   Adanya norma – norma kelompok
5)   Adanya diferensiasi peran
6)   Peran yang saling tergantung
7)   Produktivitas bertambah atau meningkat

     Prinsip yang harus dipegang yaitu,”saya mengerjakan yang anda tidak bisa, dan anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa”.

 Prinsip tersebut harus dipegang oleh masing-masing anggota dengan maksud agar semua anggota dapat terangkul menjadi satu, dapat merasakan apa yang dirasakan orang lain serta dapat memberi solusi bagi suatu permasalahan.Membangun sebuat tim yang efektif yaitu dengan menjadikan apa yang dikerjakan bernilai, meningkatkan kompetensi tim, bersinergi, penyelesaian konflik dan manajemen yang baik serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tanpa menggurui satu dengan yang lain.

     Jenis Teamwork
     Dalam teamwork terdiri dari 6 (enam) jenis, yaitu:
1)   Tim Formal 
Tim formal adalah sebuah tim yang dibentuk oleh organisasi sebagai bagian dari struktur organisasi formal.
2)   Tim Vertikal 
Tim vertikal adalah sebuah tim formal yang terdiri dari seorang manajer dan beberapa orang bawahannya dalam rantai komando organisasi formal.
3)   Tim Horizontal 
Tim horizontal adalah sebuah tim formal yang terdiri dari beberapa karyawan dari tingkat hirarki yang hampir sama tapi berasal dari area keahlian yang berbeda.
4)   Tim dengan Tugas Khusus 
Tim dengan tugas khusus adalah sebuah tim yang dibentuk diluar organisasi formal untuk menangani sebuah proyek dengan kepentingan atau kreativitas khusus.
5)   Tim Mandiri 
Tim Mandiri adalah sebuah tim yang terdiri dari 5 hingga 20 orang pekerja dengan beragam keterampilan yang menjalani rotasi pekerjaan untuk menghasilkan sebuah produk atau jasa secara lengkap, dan pelaksanaannya diawasi oleh seorang annggota terpilih. 
6)   Tim Pemecahan Masalah
Tim pemecahan masalah adalah biasanya terdiri dari 5 hingga 12 karyawan yang dibayar perjam dari departemen yang sama, dimana mereka bertemu untuk mendiskusikan cara memperbaiki kualitas, efisiensi, dan lingkungan kerja.

     Kemudian ada 3 (tiga) tipe tim, yaitu:
a)    Problem solving team
Sebuah tim yang dibentuik untuk mengatasi berbagai masalah yang muncul dalam upaya memperbaiki produktivitas. Pada dasarnya, kegiatan tim ini adalah mengidentifikasikan berbagai masalah, mendiskusikan bagaimana memecahkan masalah tersebut dan melakukan tindakan untuk memperbaiki. Anggota tim biasanya berasal dari satu departemen yang beranggotakan kurang lebih sepuluh orang yang melakukan pertemuan rutin setiap minggu.
b)   Self managed team
Sebuah tim yang dimaksudkan untuk memperbaiki produktivitas dengan memberikan kewenangan pada kelompok untuk mengatur kerja mereka, misalnya menjadwal kerja, menentukan metode kerja, mengawasi anggota, memberi reward dan hukuman bagi anggota dan merekrut anggota. Keanggotaan ini biasanya berasal dari satu departemen yang melakukan tugas yang sama.
c)    Cross functional team
Sebuah tim yang ditujukan untuk menyelesaikan tugas-tugas khusus, misalnya pengembangan produk baru atau perencanaan dan perubahan sistem kompensasi. Anggota tim ini berasal dari berbagai departemen yang memiliki keahlian dan orientasi yang berbeda yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan.

Jumat, 09 Januari 2015

PENYESALAN

Haiii... ini post terakhirku, kali ini aku akan curhat tentang hal yang sering di permasalahkan oleh kaula muda, yaitu “penyesalan selalu datang belakangan”.

Nyesal. Pasti teman-teman pernah mengalami yang namanya penyesalankan? Itu loh, yang datengnya selalu belakangan. Kalo di awal mah namanya pendaftaran. Hahahaa

Nah menurut teman-teman yang namanya penyesalan itu apa sih? Aku pernah mengalami yang namanya penyesalan itu, rasa kecewa yang banget bangeeet dan ada rasa kesel terhadap diri sendiri. Kenapa gitu? Yaa karena aku salah dalam mengambil keputusan, tanpa berpikir panjang langsung melakukannya. Dan apabila ada kegagalan baru deh menyesal dan nyalahin diri sendiri. Dan kata-kata yang selalu aku ucapkan adalah, “seharusnya dulu gue ga ngelakuin itu!”.

Nah, buat teman-teman nih yang masih muda kalo ada masalah atau ingin mengambil keputusan, pikirkanlah dulu sebelum si penyesalan itu menghampirimu. Nggak lucu dong kalo menyesal saat teman-teman udah setengah jalan ngelakuin hasil keputusan yang telah teman-teman buat. Jangan jadi pecundang yang bakalan mundur, teman-teman harus tetap yakin, optimis dan semangat kalo teman-teman bisa ngelakuin dan ngelewatin itu semua.

Beda lagi kalo dalam hal percintaan, penyesalan itu bisa bikin kita galau berhari-hari. Iya ga? Kalo menurut aku tentang penyesalan dalam hal cinta karena salah memilih pasangan. Mungkin karena kita udah keburu suka, setelah jadian baru tau sifat aslinya bagaimana. Kan jadi nyesek sendiri. Ada lagi yang cinta sama orang yang salah seperti orang yang sudah punya pacar, atau menyukai sesama jenis itu lebih salah yaa teman-teman, jangan di ikutin hahaha. Nah, gak kebayang galaunya gimana kan? Pasti kata-kata yang keluar di benak kita, “kenapa aku harus suka dengan dia? Sedangkan dia sudah bersamanya”. Haduuuh, kalo kondisinya seperti itu yaa kita akan menyalahkan diri sendiri akhirnya dan penyesalanpun menghampiri.

Teman-teman semua, jangan beranggapan kalo kita tidak boleh menyesal, karena tanpa adanya penyesalan kita tidak tau kesalahan kita dan bagaimana cara untuk menyelesaikan permasalahan kita dengan baik. Anggap saja penyesalan itu guru yang mengajarkan kita untuk selalu berfikir sebelum bertindak.


Sekian artikel dariku tentang penyesalan. Terima kasihJ

KUCINGKU

Hai teman-teman, kali ini aku akan bercerita tentang binatang peliharaanku di rumah. Jadi di keluarga aku itu sangat suka sekali dengan kucing, lebih tepatnya sih kucing anggora yang lucu-lucu yaa. Nah di rumahku ada kucing persia medium berwarna abu-abu, kalo di lihat sih mirip Tom. Hahaa. Milly namanya, kucing betina yang lucu, lincah dan selalu bikin kangen.

Si milly sekarang udah berumur 8 bulan, dimana masanya dia ganjen nyari laawan jenisnya. Dan akhirnya milly di kawinkan dengan kucing temanku. Aku nggak mau melepas milly untuk kawin dengan sembarang kucing, karena bisa saja kucing itu belum di vaksin, punya penyakit, dan bakalan nular ke anak-anaknya nanti. Akhirnya kita kawinkan dia dengan bilu (kucing temanku itu).

Yaa proses kawinnya cukup lama sekitar 2 minggu kedua kucing itu tinggal bersama di rumahku. Kurang dari 3 bulan milly melahirkan. Aku saja nggak tau kalo milly ternyata hamil. Karena bulunya yang lebat dan badannya memang gemuk, makanya aku nggak tau kalo milly hamil.

Dari hasil perkawinan milly dan bilu, mereka punya 4 anak. Nggak tau kenapa beberapa minggu setelah ia melahirkan, si milly sakit. Nafsu makannya berkurang dan nggak lincah seperti biasanya. Akhirnya aku bawa dia ke dokter hewan dekat rumah. Dan ternyata benar, milly sakit. Dia cacingan, buru-buru deh dokternya kasih obat. Dokternya kasih “Drontal Cat”, yaitu obat penghilang cacing pada kucing.

Beberapa hari kemudian milly sembuh dan ternyata obat itu ampuh banget. Dan mulai sekarang aku bakalan jaga kebersihan si milly dan anak-anaknya, agar mereka tetap sehat dan nggak sakit lagi. Nah bagi teman-teman yang suka kucing dan melihara kucing di rumah, jangan lupa bawa ke dokter untuk di vaksin, jaga kebersihannya, dan pastikan tiap bulan di bawa ke pat salon untuk di mandiin.


Sekian cerita tentang kucingkuuu..