NAMA : TENGKU WARDAH
NPM : 18113846
KELAS : 2KA13
PENGAMBILAN
KEPUTUSAN
Pengambilan keputusan dalam organisasi merupakan hasil proses
komunikasi dan partisipasi dari organisasi secara keseluruhan yang melibatkan
sebanyak-banyaknya pihak yang terkait. Pengambilan keputusan ini sangat
dibutuhkan dalam suatu organisasi yang mencakup kegiatan identifikasi masalah,
perumusan masalah, dan pemilihan alternatif keputusan.
Keputusan
adalah suatu pilihan yang di ambil diantara satu atau lebih pilihan lain yang tersedia.
Hal ini berkaian
dengan fungsi manajemen. Menurut Herbert A. Simon, ahli teori kepufusan
dan organisasi mengonseptualisasikan tiga tahap utama dalam proses, pengambilan
keputusan. Dan definisnya sebagai berikut :
a) Aktivitas
inteligensi. Berasal dari pengertian militer "intelligence,"
Simon mendeskripsikan tahap awal ini sebagai penelusuran kondisi lingkungan
yang memerlukan pengambilan keputusan.
b) Aktivitas
desain. Selama tahap kedua, mungkin terjadi tindakan penemuan,
pengembangan, dan analisis masalah.
c) Aktivitas memilih. Tahap ketiga dan
terakhir ini merupakan pilihan sebenarnya-memilih tindakan tertentu dari yang tersedia.
Keputusan dapat diambil
dengan cara individual & kelompok, individual contohnya seperti pengambilan
keputusan yang diambil oleh manager saja tanpa adanya rapat kerja atau diskusi.
Sedangkan kelompok merupakan pengambilan keputusan yang prosesnya melalui hasil
dari rapat atau diskusi bersama.
Dengan keputusan yang
berbeda, beberapa tipe dasar pemikiran harus dikembangkan untuk menetapkan
siapa saja yang memiliki tanggung jawab untuk membuat keputusan dalam
organisasi.
Pemikiran tersebut
didasarkan pada dua faktor berikut :
- Sejauh mana
keputusan yang diambil akan mempengaruhi pihak lain.
- Tingkat manajemen.
Keputusan
yang diambil mungkin hanya memiliki sedikit pengaruh terhadap organisasi secara
umum, tetapi bisa saja sebaliknya. Semakin banyak pengaruh keputusan yang
diambil terhadap organisasi tersebut, semakin vital keputusan tersebut.
Tingkatan pada manajemen menuntuk pada manajemen tingkat bawah, menengah, dan atas.
Dasar pemikiran untuk menentukan siapa yang akan mengambil keputusan adalah
semakin besar pengaruh keputusan yang diambil terhadap organisasi (yang artinya
semakin vital keputusan tersebut) maka semakin tinggi tingkatan manajer yang
bertanggung jawab atas pengambilan keputusan tersebut.
Proses pengambilan keputusan
Proses pengambilan
keputusan didefinisikan sebagai langkah yang diambil oleh pembuat keputusan
untuk memilih alternatif yang tersedia. Adapun langkah sistematis yang harus
dilakukan dalam proses pengambilan keputusan adalah sebgai berikut :
- Mengidentifikasi
atau mengenali masalah yang dihadapi
- Mencari alternatif
perusahaan bagi masalah yang dihadapi
- Memilih alternatif
yang paling efisien dan efektif untuk memecahkan masalah
- Melaksanakan alternatif
tersebut
- Mengevaluasi
apakah alternatif yang dilaksanakan berhasil dan sesuai dengan yang
diharapkan.
Dengan cara melakukan proses seperti di atas pengambilan keputusan dalam organisasi akan berjalan baik dan akan mendapat hasil yang baik pula.
-SEKIAN-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar