“MARCHING
BAND”
Haaiii, kali ini aku mau
berbagi cerita semasa aku ikut Marching Band Kabupaten Siak. MBS
biasanya aku menyebutnya. MBS itu beda dengan Drum Band, karena MBS
lebih banyak menggunakan alat tiup dibanding Drum Band. Sedangkan
Drum Band penggunaan alat perkusinya lebih kompleks. Selamat
membaca:)
MBS di bentuk tahun 2001
dibawah naungan pemerintah Kab. Siak. Tiap tahunnya MBS melakukan
rekrut anggota untuk melengkapi alat-alat yang ada. Total seluruhnya
sekitar 80 alat.
Aku mengikuti seleksi MBS
pada tahun 2008 saat aku menduduki bangku SMP. Awalnya aku memegang
alat bendera, namanya Colour Guard. Hanya beberapa minggu aku di
sana, kemudian aku di tunjuk oleh Pelatih untuk belajar memainkan
tongkat mayor. Hahahaha:D itu yang aku inginkan sejak awal menjadi
mayored. Tetapi ternyata tidak mudah. Karena tugas mayored sebenarnya
bukan hanya memainkan tongkat mayor saja, tongkat tersebut berfungsi
untuk membantu mayored meluruskan barisan player. Dan saat display,
tugas mayored menghafal semua bentuk barisan player dari awal mulai
lagu di mainkan hingga selesai.
Di MBS, alat-alat player di
bagi menjadi 3, yaitu Colour Guard, Brass, dan Perkusi.
Colour Guard terbagi lagi
menjadi beberapa alat, seperti:
- Tongkat Mayor
- Bendera
- Sabre
- Rifle
Brass juga terbagi menjadi
beberapa alat, seperti:
- Terompet
- Mellophone
- Baritone
- Tuba
- Contra bass
Dan perkusi terbagi menjadi
beberapa alat, seperti:
- Snar
- Quintom
- Bass Drum
- Cymbal
- Marching Bell
- Xylophone
- Marimba
- Vibraphone
Itu alat-alat yang ada saat
aku masih ikut di MBS. Mungkin sekarang dan kedepannya akan di
perlengkap oleh pemerintah. Amin.
Nah, sukanya aku ikut MBS
karena selain aku belajar bagaimana disiplin terhadap waktu, juga
belajar bagaimana bekerja sama dengan team, totalitas, dan melatih
percaya diri saat tampil di depan umum.
Sekian...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar