Nama : Tengku Wardah
NPM : 18113846Kelas : 2KA13
MatKul. : Teori Organisasi Umum 1#
Saya Tengku Wardah, biasa di panggil Aida. Awalnya saya tidak
terlalu memikirkan mata kuliah softskill, karena softskill ini adalah
satu-satunya mata kuliah yang dosennya jarang masuk, pelajarannya
begitu santai, tugas hanya di kirim via email dan bertatap muka
dengan dosen pun bisa dihitung dengan jari.
Tetapi, kembali lagi ke konsep dasar softskill itu sendiri.
Gunadarma mengadakan mata kuliah softskill itu sebenarnya untuk apa?
Mungkin cuma sebagian kecil dosen yang mengerti dan mengajarkan
kepada mahasiswanya. Sebagaimana kita tau bahwa softskill itu penting
guna membentuk kepribadian yang dibutuhkan saat kita bekerja kelak.
Tetapi mata kuliah ini yang sangat di anggap rendah dari banyak
kalangan mahasiswa, termasuk saya.
Walau saya menyadari bahwa untuk berkomunikasi dengan baik atau
mempresentasikan suatu materi kepada teman-teman di depan kelas saja
saya masih gugup. Banyak pikiran-pikiran negatif yang selalu muncul
di pikiran saya. Kadang saya berpikir takut salah dalam bertutur
kata, takut salah dalam menjelaskan, takut ini, takut itu, dan banyak
ketakutan-ketakutan yang sebenarnya itu bisa di hilangkan jika kita
percaya diri.
Berbagai blog telah saya baca dan seminar pun sudah saya ikuti
untuk membangkitkan semangat diri saya, dan saya mendapatkan banyak
hal tentang softskill, seperti mengajarkan kita untuk mampu
berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain, bekerja sama dakam
suatu kelompok, pengendalian emosi dalam diri, memanajemen waktu,
selalu berpikir positif dan masih banyak lagi.
Saya berharap dosen yang mengajar softskill bisa membangkitkan
semangat, memberikan motivasi serta menambah kepercayaan diri. Dan
saya sangat berterima kasih dengan Ibu Ira Phajar Lestari karena
semangat beliau yang ingin memotivasi saya dan teman-teman di kelas
untuk belajar yang tidak di ajarkan oleh dosen softskill sebelumnya.
Menurut saya beliau adalah sosok dosen yang multitalent yang bisa
mengatur waktunya sedemikian rupa sehingga kerjaan, tugas, dan
profesi apapun bisa ia lakoni dengan baik. Saya ingin mencontoh
bagaimana beliau memanaj waktu yang singkat menjadi bermanfaat.
Sekian kata-kata dari saya yang ingin saya sampaikan kepada ibu
dosen. Semoga ibu tidak bosan untuk mengajar kami selaku mahasiswa
yang belum tau apa-apa ini.
Wassalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar