Kamis, 02 Oktober 2014

ARTIKEL 2 "KABUT ASAP"

Nama : Tengku Wardah
NPM : 18113846
Kelas : 2KA13
MatKul. : Teori Organisasi Umum 1#
KABUT ASAP
Aku berasal dari salah satu kabupaten kecil di Riau. Kabupaten Siak, itulah namanya. Kota kecil yang indah nan asri. Yang memiliki banyak tempat bersejarah dan di jadikan tempat wisata bagi penduduk lokal hingga mancanegara.

Riau adalah adalah salah satu provinsi terkaya di Indonesia, karena sumber daya alamnya didominasi oleh sumber alam, seperti minyak bumi, gas alam, karet, kelapa sawit, dan perkebunan serat. Tetapi, penebangan hutan yang merajalela telah mengurangi luas hutan dengan maksud untuk membuka kebun-kebun kelapa sawit dan produksi kertas sehingga menyebabkan kabut asap yang sangat mengganggu provinsi ini setiap tahunnya, dan menjalar ke negara-negara tetangga seperti singapur dan malaysia.

Untuk teman-teman yang belum pernah ke Riau dan merasakan gimana kabut asap serta dampak negatif yang dihasilkan oleh kabut asap itu, aku akan menshare kepada teman-teman tentang hal tersebut. Berikut dampak negatifnya yang saya kutip dari beberapa sumber lain.
  1. Menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan
  2. Memperburuk penyakit asma dan penyakit paru-paru kronis lainnya
  3. Kemampuan kerja paru-paru menjadi berkurang sehingga orang mudah lelah dan kesulitan bernapas
  4. Kemampuan paru-paru dan saluran pernapasan berkurang dalam menghadapi infeksi
  5. Sangat rentan bagi yang berusia lanjut dan anak-anak yang punya penyakit kronik dengan daya tahan tubuh rendah, serta wanita yang sedang hamil untuk mendapati gangguan kesehatan
  6. Infeksi Saluran Pernspasan Akut atau sering disebut dengan ISPA lebih mudah terjadi, terutama karena ketidakseimbangan daya tahan tubuh.
Bagaimana? Mungkin bagi teman-teman yang belum pernah merasakan dan hidup di sana tidak tau bahwa point-point di ataslah dampak dari kabut asap yang menyelimuti kota-kota di Riau. Kemudian, apa menanggulangannya? Apakan pemerintah hanya diam saja?
Tidak, dengan beberapa penanggulangan yang di berikan oleh pemerintah setempat seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan, Prof. Tjandra Yoga Aditama ikut serta dalam musibah ini.
Beberapa himbauan yang di sarankan oleh beliau untuk masyarakat Riau untuk melindungi resiko gangguan kesehatan akibat kabut asap adalah sebagai berikut.
  1. Menghindari dan mengurangi aktivitas di luar rumah/gedung
  2. Jika terpaksa pergi keluar rumah/ gedung maka sebaiknya menggunakan masker
  3. Minumlah air putih lebih banyak dan lebih sering
  4. Bagi yang mempunyai gangguan paru-paru dan jantung, mintalah nasehat dokter yang bersangkutan untuk menambah perlindungan sesuai kondisi
  5. Lakukan prilaku hidup bersih sehat, seperti makanan bergizi, jangan merokok, dan istirahat yang cukup
  6. Penampungan air dan makanan harus terlindungi dengan baik.
Sekian artikel ini, semoga bermanfaat yaa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar