Rabu, 08 Januari 2014

ARTIKEL 1 "ISTANA SIAK"


TENGKU WARDAH SHAHAB








ISTANA ASSERAYAH AL-HASYIMIYAH

Di artikel ini dengan bangga saya ingin memberitahukan kepada teman-teman tentang apa yang ada di kampung halaman saya di salah satu Kabupaten di Riau.
Istana Siak.

Ya, istana Siak adalah saksi bisu yang menceritakan kerajaan besar yang terdapat di kota Siak. Pada zamannya, Istana megah ini dikenal dengan sebutan “Istana Matahari Timur”.
Dan menurut sejarah istana Siak di dirikan pada tahun 1889 oleh Sultan Syarif Hasyim Abdul Djalil Syaifuddin dan di bantu dengan arsitek berkebangsaan Jerman, dan selesai dibangun pada tahun 1893. Arsitektur istana ini gabungan dari nuansa Eropa, Arab, dan Melayu yang terdiri dari 2 lantai.



 


Pada lantai pertama dari bangunan ini berisikan koleksi koleksi Istana. Dimulai dari gendang tua yang sudah berumur sekitar 200 tahun. Katanya gendang ini hanya di bunyikan pada saat pelantikan raja. Raja terakhir dari kerajaan ini adalah Sultan Syarif Kasim II  yang di lantik menjadi raja pada tahun 1914 saat berumur 21 tahun. Dan setelah raja Sultan Syarif Kasim II wafat pada umur 74 tahun, tidak ada lagi pengangkatan raja. Sehingga gendang ini tidak lagi di bunyikan. 

Kemudian Patung Perunggu dari Ratu Wilhelmina, patung ini merupakan pemberian dari Kerajaan Belanda untuk Raja, dengar-dengar patung ini di kirim langsung ke pada raja oleh pemerintah Belanda. Wow...

Selanjutnya, Patung Raja dari Batu Pualam dan bermatakan berlian. Menurut sumbernya sih patung ini di buat pada tahun 1889. Patung pualam ini adalah patung dari Sultan Syarif Hasyhim I, raja yang nanti nya di gantikan oleh Sultan Syarif Kasim II.




Selain itu, di istana ini terdapat sebuah alat musik klasik yang berasal dari Jerman. Alat musik ini di beri nama Komet dan hanya ada 2 di dunia. Pertama berada di negara asalnya Jerman dan satu lagi di Indonesia yaitu di Siak. hahahaa. Dan kabarnya nih, alat musik ini dikirim langsung oleh Sultan dari Jerman.

Setelah dari lantai satu istana ini, saya bergerak menuju lantai dua. Di sini terdapat bilik/ kamar yang pada zaman nya di gunakan sebagai tempat penyambutan para tamu raja serta sebagai kamar raja. Tetapi sekarang sudah berubah fungsi sebagai penyimpan koleksi koleksi Istana. Koleksi koleksi tersebut berupa senjata pusaka yang dahulunya di gunakan oleh para bangsawan dan raja.  Serta lukisan asli dari Napoleon. Yang di bawa dari Paris. Selain itu, terdapat juga maket yang menunjukkan kegiatan ekspolarasi minyak oleh Stanvac Oil yang berlangsung dari tahun 1930 an. Kerajaan Siak  dahulu nya merupakan kerajaan yang kaya. (I LOVE U SIAK)!



Ternyata kerajaan Siak di masa lalu sangat kaya dan berjaya, betapa bangganya saya! Bagaimana? Tertarikkah untuk berlibur ke kota istana ini?:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar