MASYARAKAT PERDESAAN DAN MASYARAKAT PERKOTAAN
PENGERTIAN MASYARAKAT
Masyarakat dapat kita artikan luas. Dalam
pengartian luas maksutnya adalah keseluruhan hubungan-hubungandalam hidup
bersama dan tidak dibatasi oleh factor apapun termasuk lingkungan, maupun
bangsanya sendiri.
Dipandang dari segi cara terbentuknya,
masyarakat dibagi dalam beberapa hal :
1. Masyarakat paksaan
2. Masyarakat merdeka
3. Masyarakat nature
4. Masyarakat kultur
SYARAT-SYARAT TERBENTUKNYA MASYARAKAT
1. Adanya dua orang atau lebih manusia dalam
kelompok tersebut dan berada di tempat yang sama.
2. Adanya kesadaran dari setiap
anggotanya,bahwa mereka bagian dari satu kesatuan.
3. Adanya proses interaksi yang cukup lama
dimana hasil dari interaksi ini akan tercipta anggota baru yang bisa
berkomunikasi serta mampu menciptakan aturan dari setiap anggotanya.
4. Menciptakan sebuah kebudayaan dari hasil
pemikiran bersama yang disepakati dan menjadi media penghubung dari setiap
anggotanya.
MASYARAKAT PEDESAAN
Desa adalah kesatuan hukum dimana bertempat
tinggal suatu masyarakat pemerintahan sendiri. Masyarakat pedesaan ditandai
dengan pemilikan ikatan perasaan batin yang kuat sesama warga desa, yaitu
perasaan setiap warga Negara atau anggota masyarakat yang sangat kuat dan
mempunyai hakikat didalam dirinya.
Pada mulanya masyarakat kota sebelumnya adalah
masyarakat pedesaan, dan pada akhirnya masyarakat pedesaan tersebut terbawa
sifat-sifat masyarakat perkotaan, dan melupakan kebiasaan sebagai masyarakat
pedesaannya.
Perbedaan masyarakat pedesaan dan masyarakat kota
adalah bagaimana cara mereka mengambil sikap dan kebiasaan dalam memecahkan
suata permasalahan.
Karakteristik umum masyarakat pedesaan yaitu
masyarakat desa selalu memiliki ciri-ciri dalam hidup bermasyarakat, yang biasa
tampak dalam perilaku keseharian mereka. Pada situasi dan kondisi tertentu,
sebagian karakteristik dapat dicontohkan pada kehidupan masyarakat desa di
jawa. Namun dengan adanya perubahan sosial dan kebudayaan serta teknologi dan
informasi, sebagian karakteristik tersebut sudah tidak berlaku.
Berikut ini ciri-ciri karakteristik masyarakat desa,
yang terkait dengan etika dan budaya mereka yang bersifat umum.
- Sederhana
- Mudah curiga
- Menjunjung tinggi norma-norma yang
berlaku didaerahnya
- Mempunyai sifat kekeluargaan
- Lugas atau berbicara apa adanya
- Tertutup dalam hal keuangan mereka
- Perasaan tidak ada percaya diri
terhadap masyarakat kota
- Menghargai orang lain
- Demokratis dan religius
- Jika berjanji, akan selalu diingat
Berbeda dengan karakteristik masyarakat perkotaan,
masyarakat pedesaan lebih mengutamakan kenyamanan bersama dibanding kenyamanan
pribadi atau individu.
MASYARAKAT PERKOTAAN
Masyarakat perkotaan atau lebih enak
dipanggil urban community lebih dikaitkan pada sifat kehidupannya serta
ciri-ciri kehidupannya yang sangat berbanding terbalik dengan masyarakat
pedesaan.
Berikut ini perbedaan antara masyarakat
kota dengan masyarakat pedesaan :
1. Jumlah dan kepadatan penduduk
2. Lingkungan hidup
3. Mata pencaharian
4. Corak kehidupan social
5. Stratifikasi social
6. Mobilitas social
7. Pola interaksi social
8. Solidaritas social
9. Kedudukan dalam hierarki administrasi
nasional
Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah
dua komisi yang terpisah sama sekali satu dengan yang lainnya. Bahkan
dalam keadaan yang sangat wajar sekalipun diantara keduanya terdapat
hubungan yang sangat erat cenderung memiliki ketergantungan satu sama lainnya,
karena diantara mereka saling membutuhkan. Seiring perkembangan zaman jumlah
penduduk masyarakat semakin meningkat tidak terkecuali dipedesaan
sekalipun. Perkembangan kota merupakan manifestasi dari pola-pola kehidupan
bersosial, ekonomi, kebudayaan dan juga politik. Namun secara umum dapat
dikenal bahwa suatu lingkungan perkotaan sepantasnya mengandung 5 unsur yang
meliputi:
1. Wisma : unsur wisma merupakan bagian dari
ruang kota yang dipergunakan untuk tempat berlindung terhadap alam dan
sekelilingnya, serta untuk melangsungkan kegiatan-kegiatan social dalam
keluarga.
2. Karya : terdapat syarat yang utama bagi
eksitensi dari suatu kota, karena unsur karya merupakan jaminan bagi kehidupan
bermasyarakat.
3. Marga : unsur marga merupakan ruang dari
perkotaan yang berfungsi sebagai penyelengara hubungan antara suatu tempat
dengan tempat yang lainnya didalam kota.
4. Suka : pengertian ini merupakan bagian dari
ruang perkotaan untuk memenuhi kebutuhan penduduk akan fasilitas
hiburan dan sebagainya.
5. Penyempurna : unsur penyempurna ini
merupakan bagian terpenting bagi suatu kota.
Namun kota juga mempunyai peranan dan
fungsi eksternal, yaitu seberapa jauh fungsi dan peranan kota dalam wilayah
pokok yang mencakup beberapa daerah.
PERBEDAAN MASYARAKAT KOTA
DENGAN PEDESAAN
Kota dan desa merupakan
tempat suatu kesatuan penduduk. Kota dan desa memilikiperbedaan yang sangat
significant. Yang membuat kota berbeda dengan desa menurut sayaadalah
karena perbedaan pola fikir dan sudut pandang yang dianut penduduknya itusendiri.
Ada beberapa perbedaan antara kota dan desa diantaranya:
·
Nilai sosial pada penduduk
Nilai social antar penduduk
kota dan desa merupakan salah satu hal yang paling
terlihat perbedaanya. Bisa kita lihat jika didesa para penduduk
berlomba-lomba untuk bergotong royong dalam membantu tetangga sekitar dan
juga biasanya penduduk desamenghabiskan waktu senggang mereka untuk melakukan
kegiatan bersama tetanggalainnya sedangkan di kota, mereka berlomba-lomba
memasang pagar yang tinggi agarterlihat hebat.
·
Tingkat pendapatan
Jelas saja terlihat jika
penduduk kota dan desa memiliki perbedaan dalam hal tingkat.Biasanya
penduduk didesa mendapatkan penghasilan dari bertani ataupun
berternak sedangkan di kota biasanya penduduk menjadi karyawan ataupun
berdagang. Hasi daribertani biasanya digunakan penduduk desa untuk konsumsi
sehari-hari dansebagiannya lagi untuk dijual. Berbeda halnya dengan di kota
yang kebutuhan sehari-harinya biasanya di dapat di warung ataupun pasar
swalayan.
·
Kemajuan teknologi
Kota biasanya lebih cepat
dalam hal kemajuan teknologi. Jika dulu hanya orang-orangkota saja yang
biasanya menggunakan telephone genggam sekarang seluruh lapisanmasyarakat dapat
menggunakan telephone genggam. Mengapa penduduk di kota lebihmaju dalam bidang
teknologi? Hal ini dikarenakan penduduk kota lebih berpikiranterbuka dalam
bidang teknologi. Biasanya penduduk desa akan berfikir dua kali
untuk menggunakan barang teknologi karena jika barang tersebut tidak
memiliki manfaat biasanya penduduk desa lebih memilih tidak
menggunakan teknologi tersebut.
·
Nilai budaya
Nilai budaya penduduk desa
lebih kental dibandingkan nilai budaya pada penduduk kota. Hal ini
dikarenakan penduduk desa yang belum tergeser budayanya denganbudaya asing
berbeda dengan nilai budaya penduduk kota yang sudah bercampurdengan budaya
asing karena budaya asing dengan mudahnya dapat masuk ke dalamkehidupan
penduduk kota yang memiliki pemikiran terbuka dan modern. Jika di desamasih ada
tradisi untuk berkumpul bersama sanak saudara lainnya ketika panen
danmengadakan kegiatan dalam bentuk seni berbeda dengan penduduk kota yang
lebihmemilih untuk berkumpul di warung kopi dan menghabiskan waktu disana.
·
Jumlah penduduk
Angka urbanisasi (perpindahan
penduduk dari desa ke kota) biasanya setiap tahunmeningkat. Hal ini dikarenakan
setiap tahun biasanya orang yang mudik pastimembawa saudaranya yang lain ikut
kerja di kota untuk merubah nasib denganharapan dapat membiayai saudara-saudara
di desa. Hal ini pulalah yang menyebabkanperbedaan jumlah penduduk yang sangat
significant. Kota-kota besar penuh denganorang-orang desa yang melakukan
urbanisasi dengan harapan dapat merubah hidup.Sedangkan didesa yang tinggal
hanya petani-petani yang memiliki lading untuk di olah.Jadi jika kehidupan di
kota yang memiliki banyak penduduk ramai berbeda dengandidesa yang ramai jika
sanak saudara yang lain pulang mudik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar