KALENG ROMBENG
Kali ini aku ingin bercerita tentang kakak kakakku yang super duper GOKIIILZ. Namanya kak Lia, kak Nung, dan kak Widath. Kita berempat sepupuan, tetapi kak lia dan kak nung itu adik kakak. Semenjak aku kuliah dan numpang di rumah kak Lia-kak Nung, aku jadi deket banget sama mereka, hingga kita punya grup chatting di salah satu sosmed, namanya "Kaleng Rombeng". Kenapa Kaleng Rombeng? Yah, taulah yang namanya cewek-cewek kalo udah ngumpul lupa tempat dan suara, tong kosong yang katanya nyaring bunyinya aja kalah ama kita.
Aku ingin menceritakan kebanggaanku tentang mereka satu persatu. Hehehee. Cekidot.
Pertama, kak Lia. Dia cewek yang paling strong yang pernah aku temuin (selain mama aku yang sedikit tomboy). Dia itu bagaikan tunas kelapa pada lambang pramuka, dimanapun bisa bertahan hidup. Gokil gak tuh. Dan satu lagi, sedikit ceroboh dengan gerasak-gerusuknya. Kayaknya sehari nggak menjatuhkan barah belum afdol baginya. Hobbynya nonton Korea. dari serial dramanya, reality shownya, sampe lagu-lagunya juga dia hapal. Mungkin buat teman-teman yang anak K-Pop banget bisa bertemu dengan kakakku yang satu ini, dan aku yakin kalian pasti nyambung.
Kemudian kak Lia juga pinter masak, apalagi masakan ala-ala Koreanya, gak kalah sama masakan yang ada di Daebak dan Mujigae.
Kedua, kak Nung. Dia adalah adiknya kak Lia. Untuk kakakku yang satu ini sangat ketil dalam hal-hal tertentu. Contoh kecil saat dia sedang makan snack Citato, setiap dia ingin mengambil slice dari bungkus Citato itu, dia harus menyeleksi alias dipilih satu-satu. Mungkin kata-kata "Save for the last" itu sangat cocok buat dia.
Kak Nung juga sangat suka memasak dan bikin kue, mungkin semua kue bisa dibuatnya dengan hanya melihat resep yang ada, tapi jangan ditanya masalah rasa, sudah pasti enak bangeeettt.
Terakhir, kak Widath. Walau tidak satu rumah tapi kita sering ketemu kalo weekend saat ngumpul keluarga. Kalo kalian pertama kali melihat dia, mungkin yang muncul dipikiran kalian adalah mukanya "JUDES". Tapi jangan salah, dia sangat-sangat baik, cuma kalo kalian tidak sanggup di bully sama dia, jangan pernah menampakkan diri depannya, karena hanya orang-orang beriman yang kuat dengan candaannya, salah satu korban bulliannya adalah kak Nung.
Aku sangat ngefans sama kak Widath sejak aku tau dia sangat jago dalam membuat novel. Cerita-ceritanya sangat menarik. Awalnya aku nggak suka novel, tapi semenjak aku dikenalkan dengan dunia novel, aku jadi cinta bangeeeettt ama novel. Telat yah? Biarin deh. Yah semoga kakakku yang satu ini bisa jadi penulis novel beneran.
Nah itu sedikit cerita tentang kakak kakakku. Kalo kita punya sebuah rencana, seperti makan di suatu tempat, karaokean, atau ke salon, kita selalu jalan berempat. Pernah suatu hari kita pergi ke Lotte Shopping Avenue, kita menentukan dress code yang harus kita kenakan saat ke sana. Hahahahaaa:D
Bukan cuma itu kita juga pernah pergi karokean ke Inul Vizta dengan memesan ruangan VIP untuk 15-20 orang, sedangkan kita cuma berempat. Itu ruanagan segede gaban dan kita duduk di setiap sudut ruangan jauh-jauhan. Nggaak penting, sih. Tapi seru.
Itulah sedikit cerita tentang kakak-kakakku yang rada gilaaa. Sekian.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar