Hai.. Kali ini aku akan membuat artikel tentang
pengalamanku. Aku tinggal di ibu kota saat aku kuliah, jadi aku tidak pernah ke
tempat-tempat wisata yang di kunjungi oleh para siswa-siswi saat mereka di masa
sekolah. Tetapi tidak menutup kemungkinan jika aku yang sudah menjadi mahasiswa
untuk pergi ke tempat-tempat seperti itu. Di sini aku akan curhat saat aku di
ajak ke monas oleh salah satu teman kampusku.
Saat itu aku dan temanku, sebut saja mawar, hahaa.. kita
berdua sedang gabut, ga tau mau ngapain saat libur kampus, dompet tipis, akhir
bulan, si mawar ini ngajak ke monas. Rada aneh sih sebenarnya, yang biasanya
tempat nongkrong anak kampus itu mall, food court, cafe, atau apalah itu,
tetapi ini lain dari pada yang lain. Tapi setelah di fikir-fikir gak ada salahnya
kalo nyoba ke monas karena aku belum pernah ke monas, sedangkan mawar yang
memang asli jakarta saat ia masih SD sekolahnya mengadakan touring ke monas. Akhirnya
kita berdua pergilah ke monas.
Dengan bermodalkan nekad, sampailah kita di monas. Ya, tugu
monas yang berdiri kokoh adalah bukti bisu keperkasaan bangsa indonesia di
jaman penjajahan. Tidak menunggu hujan badai, akhirnya kita berdua masuk ke dalamnya,
dan aku terkejut karena kita hanya membayar Rp 3500,-. Murah bangeeeett.
Di dalam banyak sekali anak-anak sekolahan, rombongan sedang
melakukan tour, kita berduapun bagaikan mahasiswa yang sedang tour mencari
sejarah di sana (walaupun sebenarnya hanya mencari tempat tongkrongan hahaha).
Di sana aku melihat sejarah dari mulai jaman penjajahan
belanda sampai kemerdekaan bangsa indonesia yang di tampilkan dalam bentuk
miniatur kilas balik indonesia yang dapat menarik perhatianku saat aku
melihatnya. Dan sebenarnya kita berdua bisa saja naik ke atas puncak monas itu,
sayangnya antriannya panjang banget, jadi aku dan mawar hanya berjalan-jalan
sampai ke cawannya saja. Tapi walau begitu aku senang banget.
Jadi bagi teman-teman yang gabut, gak tau mau kemana, lebih
baik ke tempat bersejarah, selain nyaman, bisa buat nongkrong, tidak
mengeluarkan biaya yang besar, juga dapet ilmu. Nggak bakalan nyesal deh dan
gak kalah seru sama mall-mall. Hahhaa.
Sekian artikel tentang pengalamanku ke monasJ
Wkwkkw si mawar.....
BalasHapus